FPDIP Menolak, FKBB Setuju

81

Soal Pembentukan KPD oleh Pemkot
INDIHIANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya harus mengkaji ulang rencana pembentukan Komite Perencanaan Daerah (KPD). Pasalnya, keberadaan organisasi yang hanya difungsikan untuk menganalisis dan merekomendasikan usulan masyarakat ini tidak terlalu dibutuhkan.

Hal itu diutarakan oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tasikmalaya H Dodo Rosada. “Untuk sementara saya rasa tidak perlu. Nanti malah memperbesar pengeluaran pemkot,” ungkapnya kepada Radar, Selasa (27/3).

Badan Penelitian dan Perencana­an Pembangunan Daerah (Bapelitbangda), terang dia, bisa mem­berdayakan petugas yang ada. Karena masih banyak cara untuk mendapat re­komendasi dan ma­sukan dalam hal perencanaan pembangunan daerah. “Kan ada staf ahli juga. Bisa lah lebih diberdayakan. Jangan dulu bikin KPD,” katanya.

Berbeda dengan Dodo, Ketua Fraksi Kebangkitan Bulan Bintang (FKBB) Wahid setuju dengan pembentukan KPD. Meskipun sampai saat ini pihaknya belum mendapat informasi langsung. Hanya dari media massa saja.

Namun, kata dia, orang-orang yang dipilih untuk mengisi KPD harus betul-betul kompeten dan mendukung pembangunan Kota Tasik. “Untuk itu rekrutmennya harus transparan,” tuturnya.

Dia juga mengingatkan rencana pembentukan KPD tidak boleh atas dasar kepentingan politik. Supaya bisa memberikan hasil yang sepadan dengan anggaran yang digelontorkan pemkot. “Jangan sebatas memasang atau menempatkan orang dalam rangka bagi-bagi kue kekuasaan,” tuturnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.