FPI Dibubarkan, Ciamis Ganti Jadi Front Pejuang Islam

276
0
Loading...

CIAMIS – Secara resmi, Rabu (30/2) siang Pemerintah Pusat melarang segala jenis aktivitas Front Pembela Islam (FPI).M

Menyikapihal tersebut, Ketua Front Santri Indonesia Jawa Barat, H Wawan Abdul Malik Marwan menyampaikan, meski FPI dibubarkan tak menjadi masalah, karena di Kabupaten Ciamis sudah antisipasi membentuk Front Pejuang Islam.

“Gagasan pembentukan organisasi Fron Pejuang Islam itu mulai muncul saat kali pertama ada isu pembubaran FPI. Jadi saya di Ciamis inisatif membuat nama itu, ” terang Wawan saat ditanya Radar di salah satu rumah makan, di Jalan Iwa Kusuma Soemantri Kabupaten Ciamis, Rabu (30/12) sore.

Wawan menambahkan, bahwa organisasi baru berdiri di Ciamis, tentunya perjuangan bisa berjalan dalam menegakkan amal maruf nahyi munkar, dan memerlukan organisasi atau wadah.

“Kami membuat wadah baru untuk menjalankan tugas amar maruf nahyi munkar,” tegasnya.

Loading...

Sejauh ini, kata dia, pihaknya belum mendaftarkan organisasi ini ke Kesbangpol Ciamis.

Karena, masih melengkapi struktur organisasi dan syarat-syarat pendaftaran lainnya. Setelah semua persyaratan lengkap, akan daftar ke Kesbangpol.

“Secara manusiawi, mengenai pembubaran FPI oleh pemerintah sangat mengecewakan, tetapi apalah arti sebuah nama, toh hanya nama organisasi, sebatas wadah untuk perjuangan saja,” paparnya.

Pihaknya menggaris bawahi bahwa, pelaksanaan amal maruf nahyi munkar bukan perintah organisasi tetapi perintah Allah SWT dan Rasulnya.

Maka, sekalipun FPI dibubarkan bukan sebuah masalah baginya.

“Jika Front Pejuang Islam dibubarkan lagi, kami akan bentuk lagi Front Pecinta Islam, dan setrusnya lagi. Jika dibubarkan lagi akan bentuk Front Pemuda Islam tentunya masih banyak nama untuk perjuangan Islam,” tegasnya

“Namun kami menduga ada indikasi kemungkinan pembubaran FPI oleh pemerintah untuk menutupi kasus tewasnya 6 syuhada laskar FPI,” sambungnya.

H Wawan menambahkan, terkait kasus Habib Rizieq Shihab yang sudah dihentikan atau SP3, kini statusnya dinaikan kembali.

Tentunya, meskipun FPI dibubarkan, pihaknya harapkan kasus tewasnya 6 Laskar tersebut harus diusut tuntas. Harus fokus usut tuntas kasus 6 syuhada.

“Saya pribadi melihatnya bahwa kondisi sekarang yang luar biasa ini, rezim sudah kelabakan,” tandasnya.

(iman s rahman)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.