4 Man United vs Chelsea 0

Frank Lampard Salah Pilih Starter Hadapi Setan Merah

9
premierleague.com BERDUEL. Bek Chelsea Kurt Zouma berduel dengan Marcus Rashford pada pekan pertama Premier League, Minggu (11/8).

MANCHESTER – Manchester United menghajar Chelsea empat gol tanpa balas di pekan pertama Premier League. Itu tamparan keras buat Frank Lampard dalam debutnya sebagai pelatih Premier League.

Kekalahan di Old Trafford memang memalukan. Seperti diketahui, itu adalah kekalahan terbesar The Blues dari Setan Merah sejak 1965. Ini juga adalah debut manajer Liga Premier terburuk sejak Gustavo Poyet yang memimpin Sunderland dikalahkan 4-0 oleh Swansea pada Oktober 2013.

Tak sampai di situ, kekalahan lewat brace Marcus Rashford serta gol Anthony Martial dan Daniel James ini merupakan yang terbesar yang dialami seorang manajer Chelsea dalam pertandingan pertamanya sejak 1978. Pada Desember 1978, Chelsea yang dibesut Danny Blanchflower digilas Middlesbrough dengan skor 2-7.

Khusus bagi Lampard, ini adalah kekalahan terbesarnya di Liga Premier sebagai pelatih dan pemain. Saat masih bermain untuk West Ham United, Lampard pernah menelan kekalahan 1-7 atas United pada April 2000.

Dengan semua catatan negatif itu, wajar jika Lampard sudah harus menghadapi tekanan besar. Hastag #LampardOut bahkan langsung menjadi trending topik di Twitter pada Senin dini hari yang melegitimasi prediksi sebelumnya bahwa ia akan jadi pelatih pertama yang dipecat musim ini.

Bukan hanya desakan mundur, kritik pedas juga menghujani legenda sekaligus top skor sepanjang masa Chelsea tersebut. Mantan pelatihnya di Chelsea, Jose Mourinho, menyebut Lampard melakukan kesalahan dalam pemilihan starter.

Sorotan utama The Special One adalah pemilihan pemain dalam barisan starter. Seperti diketahui, Lampard memainkan tiga pemain lokal; Mason Mount, Tammy Abraham dan Andreas Christensen. Dia memarkir pemain seperti NGolo Kante, Marcos Alonso serta Olivier Giroud.

“Ini bukan tentang menjadi senior atau tidak senior, ini tentang kinerja. Kamu harus memilih orang-orang yang pantas bermain. Jika Kante bisa bermain 30-35 menit, dia bisa memulai permainan,” kata Mourinho kepada Sky Sports.

Chelsea sebenarnya mengendalikan pertandingan dan memiliki lebih banyak tembakan. Namun, kata Mourinho, pengalaman dan mental menjadi masalah. Pada kasus Mount misalnya, ia bisa saja mencetak gol ketika mendapat kesempatan jelas melepaskan tembakan namun ia malah memutuskan mengumpan bola.

“Alonso ada di bangku cadangan, Kante ada di bangku cadangan, Giroud di bangku cadangan. Ini pertandingan pertama di kandang, pertandingan pertama musim ini, orang-orang bersemangat, seluruh stadion menunggu sesuatu yang positif,” lanjutnya.

Lampard menegaskan bahwa sejumlah kesalahan di lapangan menjadi alasan kekalahan timnya. Terlepas dari itu, Lampard mengklaim bahwa skor 0-4 sama sekali tidak mencerminkan jalannya pertandingan.

“Kami adalah Chelsea. Kami tidak ingin datang ke sini dan kalah 4-0. Tapi kami harus menerimanya. Kami memiliki Piala Super yang akan datang dan kemudian pertandingan kandang pertama, sehingga kami perlu mengambil bagian-bagian yang baik dan buruk kemudian menganalisisnya,” tegasnya di BBC.

Terkait kritik pedas yang ditujukan kepadanya, Lampard enggan berpolemik. Menurutnya, hak setiap orang untuk menyampaikan pendapatnya. “Saya tidak peduli dengan apa yang dikatakan orang lain,” ujarnya.

Di kubu MU, manajer Ole Gunnar Solksjaer sangat puas dengan kemenangan besar timnya. Akan tetapi, ia berharap anak asuhnya tetap membumi. “Anak-anak sudah bekerja keras. Kami masih harus bekerja keras,” jelas legenda MU tersebut.

Secara khusus, ia mengomentari penampilan bek berharga 80 juta (Rp 1,4 triliun), Harry Maguire. “Dia telah melakukan apa yang telah kami tanda tangani untuknya. Dia seorang pemimpin dan bersama David de Gea dan Victor Lindelof,” kata Solskjaer.(amr/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.