Gadaikan Motor untuk Bedah Rumah Lansia

110

Kesabaran Mak Isah terbalas. Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Pataruman Brigadir Ivan HP terketuk hatinya tatkala berkeliling di seputar lingkungan yang ditinggali Mak Isah. Ayah tiga anak ini terenyuh. Hatinya perih melihat mak Isah tidur di saung reyot ditemani ayam peliharaannya.

Pikiran Brigadir Ivan berkecamuk. Rasa kemanusiaannya bergejolak melawan ketidakmampuan materi. Bagaimana tidak, hendak hati membantu, namun apalah daya. Isi dompet tak cukup untuk membangun ulang gubuk kayu milik Mak Isah. “Saya gadaikan motor NMax saya ke teman Rp 3 juta. Saya belikan bahan bangunan. Saya ajak masyarakat untuk ikut membangun ulang rumah Mak Isah. Saya prihatin melihat kondisi Mak Isah yang hidup sendiri di rumah seperti kandang ayam,” kata pria kelahiran Kota Banjar 29 tahun silam ini Selasa (13/3).

Gayung bersambut. Warga pun terdorong untuk membantu merenovasi ulang rumah Mak Isah. Hitungan tiga hari, rumah Mak Isah berdiri kokoh. Lantainya kini ditembok. Dindingnya tak lagi tembus angin seperti semula yang hanya bilik bambu bolong.

Rumahnya 98 persen diganti material bangunan baru. Mak Isah punya dapur dan tak akan tidur lagi dengan ayam peliharaannya. “Total biaya bedah rumah Mak Isah Rp 5 juta. tiga juta rupiah dari uang hasil gadai motor saya dan dua juta lagi dari uang yang sisihkan tiap bulan dari gaji,” kata ayah tiga anak ini.

Darah Polri mengalir di tubuh anak tunggal pasangan Suharno dan Een ini. Sang ayah yang juga seorang polisi mendidik Ivan peduli terhadap sesama, terutama warga tidak mampu. Terlebih suami dari Riany Dwi Setianingrum ini seorang Babinkamtibmas, pengayom dan pelindung masyarakat. “Terima kasih semoga amal pak Ivan dicatat tuhan dan mendapat balasannya,” doa Mak Isah yang tak kuasa menahan haru.

Ketulusan hati Brigadir Ivan melahirkan kebanggan. Tak terkecuali Kapolres Banjar AKBP Twedi AB. Ivan mendapat apresiasi dan penghargaan. “Ini merupakan suri tauladan bagi anggota polisi lainnya. Tidak hanya di Polres Banjar, namun di kepolisian di seluruh wilayah Indonesia. Tidak hanya berjuang tenaga dan keringat, Ivan ini rela berkorban harta. Ia gadaikan motor pribadinya untuk membantu sesama. Sungguh bangga kami mengetahuinya. Tidak ada perintah dari pimpinannya, ini murni inisiatif dia (Ivan) ,” kata Waka Polres Kota Banjar Ade Najmullah.

Namun reward dari kapolres Banjar yang diterimanya itu tidak dia makan sendiri. Uang yang diterimanya ia sumbangkan ke masjid. “Pak Ivan ini rendah hati. Peduli sesama. Ia juga menyumbangkan uang hadiah dari atasannya untuk pembangunan masjid. Kami belikan kanopi dan pagar masjid,” kata Ketua RT2 Dedi Junaedi.

Ketua RW 20 Ade Supriatna juga berterima kasih atas kebaikan pengayom masyarakat itu. Ia awalnya tak menduga uang yang dibelanjakan untuk pembuatan ulang rumah Mak Isah hasil dari menggadaikan motor. “Mewakili warga juga kami bangga pada masa ini masih ada orang yang punya jiwa kepedulian yang besar. Kami pun jadinya ikut membantu membangun rumah Mak Isah meski hanya sebatas tenaga,” kata Ade. (*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.