Depresi Masalah Keluarga, Naik Menara Setinggi 20 Meter

Gadis Di Pangandaran Hendak Bunuh Diri

116

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

PANGANDARAN – Warga di sekitar Pantai Barat Pangandaran dikejutkan dengan tingkah seorang remaja putri yang menaiki menara pemantau di kawasan Pantai Barat Pangandaran sekitar pukul 16.00, Jumat (12/10). Perempuan muda tersebut diduga akan bunuh diri.

Upaya penyelamatan korban berlangsung dramatis. Disaksikan warga, petugas Balawista dan Polisi bekerjasama mengevakuasi korban. Bahkan petugas harus mengendap naik ke atas menara hingga akhirnya berhasil meraih korban tanpa terluka. Korban diketahui berinisial AF (15), warga Desa Sidomulyo Kecamatan Pangandaran.

Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadhi turun langsung melakukan upaya penyelamatan saat mendapatkan laporan dari masyarakat dan Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista). “Kita mencoba membujuknya untuk turun tapi sempat kesulitan, akhirnya kita bekerjasama dengan petugas Balawista untuk menurunkan paksa, Alhamdulillah korban bisa diselamatkan,” ungkapnya.

Dikatakannya, korban kemungkinan mengalami depresi karena masalah pribadi dan keluarganya.

“Kita langsung bawa ke Puskesmas Pangandaran untuk dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Belum diketahui penyebab pasti korban nekat menjalankan aksinya, namun hasil pemeriksaan medis, korban dalam kondisi sehat. “Kita masih melakukan pendekatan, yang jelas korban punya beban masalah, kita akan pulangkan ke rumah orangtuanya,” kata Suyadhi.

Ketua Balawista Dodo Taryana menambahkan korban menaiki menara pemantau setinggi 20 meter. “Ada dugaaan korban mau bunuh diri, karena terlihat depresi dan sulit diajak komunikasi, akhirnya kami secara sembunyi-sembunyi menaiki menara dan langsung mendekap korban,” ujarnya.

Dikatakannya, meskipun menjadi fasilitas petugas pengamanan pantai, menara tersebut memang mudah diakses masyarakat umum. (nay)

loading...