Gagal menanjak, terguling

85
0
TUTUPI JALAN. Sebuah truk melintang di badan jalan akibat gagal ketika menanjak di jalur Gentong, Kabupaten Tasikmalaya Senin (19/8). Rangga Jatnika / Radar Tasikmalaya

TASIK – Sebuah truk pengangkut kayu gagal melintas di Jalur Gentong Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya, Senin (19/8) dini hari. Arus lalu lintas sempat terhambat karena badan truk melintang di jalan.

Dari informasi yang dihimpun Radar, kejadian tersebut bermula ketika truk bernopol Z 9369 HD yang dikemudikan Sansan (35) melaju dari arah Tasikmalaya menuju Bandung. Ketika hendak melewati tanjakan Gentong Bawah, tepatnya di Kampung Gentong Desa Cibahayu truk tersebut gagal melewatinya.

Truk bermuatan kayu itu pun kembali mundur dan mengarah ke bahu jalan. Di sana ada beberapa mobil yang terparkir di antaranya light truk Z 9066 DB terserempet bagian sisi kanannya hingga terguling ke samping kiri.

Tak berhenti di situ, truk oranye itu pun terguling ke arah kanan. Karoseri truk tersebut menimpa bagian depan light truk E 9461 VC dan kepalanya menghantam Grandmax D 8754 XT yang dikendarai Novi Priehatono (37) yang sedang melaju dari arah Tasikmalaya.

Sehingga posisi truk menutup hampir seluruh badan jalan sehingga akses lalu lintas menjadi terhambat. Antrean kendaraan pun terjadi cukup panjang hingga ke wilayah Pamoyanan, Tasikmalaya.

Kapolsek Kadipaten AKP Erustiana mengatakan kejadian tersebut diduga akibat sopir kurang cekatan memindahkan perseneling truk. Sehingga tidak bisa melewati tanjakan Gentong bawah. “Diduga telat over gigi, jadi mundur lagi,” ujarnya.

Meskipun melibatkan tiga truk dan satu minibus, kecelakaan tersebut tidak sampai menjatuhkan korban. Hanya saja mobil dan bangunan non permanen di lokasi kejadan mengalami kerusakan. “Kalau korban tidak ada, hanya materi saja,” katanya.

Terkait dampak terhadap lalu lintas, Erus mengatakan jalur tidak tertutup sepenuhnya. Masih ada celah untuk kendaraan melewati lokasi kejadian. “Kami lakukan buka tutup jalur, karena tidak menutup semua badan jalan,” terangnya.

Untuk proses evakuasi, pihaknya mendatangkan derek dan mobil truk yang melintang itu bisa digeser ke pinggir sekitar pukul 08.00. Erustiana menegaskan kondisi lalu lintas di Gentong sudah kembali normal. “Bertahap, dan lewat siang sudah mulai normal,” pungkasnya. (rga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.