Gaji ASN Pemkot Tasik Bulan Februari Dipastikan Aman, 200 Pegawai Bakal Dilantik

63
0
SAMBUTAN. Plt Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf memberikan sambutan dalam launching vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kersanagara, Cibeureum, Jumat (29/1). Diskominfo Kota Tasikmalaya
SAMBUTAN. Plt Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf memberikan sambutan dalam launching vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kersanagara, Cibeureum, Jumat (29/1). Diskominfo Kota Tasikmalaya
Loading...

CIBEUREUM – Plt Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf memastikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) Februari mendatang tidak lagi terlambat. Meski, Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru belum dikukuhkan sampai akhir Januari 2021 ini.

“Gaji saya pikir tidak lagi terganggu, sudah aman. Namun, kalau SOTK sampai awal Februari belum turun juga rekomendasi, kemungkinan mengganggu kegiatan di beberapa dinas,” tuturnya usai launching vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kersanegara Kecamatan Cibeureum, Jumat pagi (29/1).

Menurutnya, berdasarkan hasil konsultasi dengan pusat, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak mengalami perubahan di tubuh organisasinya bisa langsung melaksanakan kegiatan sesuai rencana anggaran yang sudah disusun di Tahun 2020.

Sementara OPD lain yang mengalami perubahan masih harus menunggu pelantikan dan pengukuhan. “Jadi kita kemarin siasati dengan adanya kebijakan, supaya penggajian pegawai bisa dilakukan Pengguna Anggaran (PA) yang sama di tahun lalu. diluar itu, mereka belum bisa eksekusi,” ucapnya.

Baca juga : Begini Kondisi Ketua DPRD Kota Tasik Usai Divaksin Covid-19

loading...

Namun, Yusuf memastikan waktu dekat ini para bawahannya yang harus dilantik dan dikukuhkan segera mendapat jawaban. Berdasarkan informasi terakhir lampu hijau dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mulai terlihat.

“Insya allah minggu ini Kepala BKPSDM sudah bawa rekomendasi dari Kemendagri dan segera kita lakukan pelantikan,” kata Yusuf.

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, H Ivan Dicksan menuturkan informasi terakhir dari pusat, Pemkot bisa melaksanakan pelantikan secara bertahap. Pihaknya memverifikasi pegawai mana saja yang diprioritaskan untuk segera dilantik, sehingga tidak harus secara keseluruhan pegawai di lingkungan Pemkot mengikuti pelantikan.

“Jadi kita usulkan yang nomenklaturnya berubah, seperti Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) yang menjadi Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) semua pegawainya dilantik. Kemudian Satpol PP karena Damkar-nya masuk ke BPBD maka dilantik semua,” katanya mencontohkan.

Menurutnya, sekitar 200-an pegawai yang diusulkan untuk segera dilantik terhadap Kemendagri. Adapun terjadi pengisian posisi yang kosong di suatu posisi jabatan, jabatan yang ditinggalkan tidak dibolehkan untuk diisi terlebih dahulu.

“Misal si A mengisi jabatan yang hari ini kosong, itu bekas kursi jabatan si A tidak dulu diisi menunggu tahapan pelantikan berikutnya. Sehingga meski pun ada pergeseran tetapi tidak ada efek domino yang panjang. Kita harap minggu depan bisa laksanakan pelantikan,” jelas Ivan. (igi/rez)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.