Gaji Perangkat Desa Setara dengan PNS

200
PPDI FOR RADAR TASIKMALAYA KESEJAHTERAAN. Ribuan perangkat desa se-Indonesia bertemu dengan Presiden Joko Widodo menuntut kesejahteraan yang setara dengan PNS golongan II A di Jakarta Senin (14/1).

SINGAPARNA – Presiden Joko Widodo akhirnya merealisasikan tuntutan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) yang meminta kesejahteraannya setara dengan pegawai negeri sipil (PNS) golongan II A. Hal itu terungkap saat silaturahmi nasional presiden dan ribuan perangkat desa di Jakarta, Senin (14/1).

Sekretaris PPDI Kabupaten Tasikmalaya Imat Solehudin mengatakan bangga apa yang sudah diperjuangkan berbuah manis dengan kebijakan dari presiden, soal kesejahteraan perangkat desa.

“Saya bersama ribuan perangkat desa yang hadir mengaku bersyukur ada kejelasan soal kesejahteraan dan disetarakan dengan PNS golongan II A. Pernyataan ini alhamdulillah kami langsung dengar pada acara silaturahmi nasional (silatnas) ke-2 dari presiden terkait kesejahteraan perangkat desa,” ujarnya kepada Radar kemarin.

Kata dia, ada beberapa poin yang disampaikan presiden seperti menyetujui penghasilan tetap (siltap) perangkat desa menjadi setara dengan PNS golongan II A. Kemudian merevisi PP 43 dan PP 47 selesai dalam 2 minggu terhitung mulai tanggal 14 januari 2019. Serta program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) akan segera diberikan kepada seluruh kepala dan perangkat desa. “Kami berharap regulasi ini bisa cepat terbit dan tidak lebih dari dua minggu sebagaimana dijanjikan presiden,” paparnya.

Ketua PPDI Kabupaten Tasikmalaya terpilih Nanang Saripudin mengapresiasi komitmen presiden yang merealisasikan tuntutan perangkat desa untuk peningkatan kesejahteraan.

“Kami akan tunggu hingga dua minggu ke depan, jika belum juga ada realisasinya maka kami akan konsolidasi terlebih dahulu di jajaran pengurus kabupaten sambil menunggu instruksi dari pusat untuk mengambil langkah,” ungkap dia. (obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.