Galang Dana Untuk Korban Tsunami Selat Sunda, Polres-Kodim Kumpulkan Tukang Cukur

71
0
POTONG RAMBUT. Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna dan Komandan Kodim 0611 Garut Letkol Inf Asyraf Aziz saat memotong rambut Jumat (28/12). (Yana Taryana / radartasikmalaya.com)

KARANGPAWITAN – Puluhan tukang cukur yang tergabung dalam Paguyuban Pangkas Rambut Garut (PPRG) mengisi kegiatan amal di Mapolres Garut Jumat (28/12).

Kegiatan amal dengan tema “Cukur Rambut Sepuasnya Sambil Berdonasi” tersebut untuk membantu korban Tsunami Selat Sunda di Banten dan Lampung.

“Kegiatan cukur rambut ini merupakan kegiatan amal untuk membantu korban tsunami di Banten dan Lampung,” ujar Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan di Mapolres Garut kemarin.

Kegiatan tersebut sengaja digelar untuk memfasilitasi warga Garut yang ingin membantu korban bencana Tsunami Selat Sunda. “Kita fasilitasi dengan kegiatan cukur rambut sepuasnya sambil berdonasi,” jelasnya.

Budi menuturkan pihaknya bersama Kodim 0611 Garut melihat banyak komunitas di Garut ingin berpartisipasi membantu korban bencana tsunami di Banten dan Lampung.

“Para tukang cukur ini ingin membantu para korban bencana, makanya kami (TNI-Polri) memfasilitasi bersama komunitas yang lain di Garut,” jelasnya.

Dandim 0611 Garut Letkol Inf Asyraf Aziz menambahkan dana yang terkumpul dari kegiatan itu nantinya akan disalurkan langsung ke posko yang telah dibentuk pemerintah daerah setempat bersama TNI-Polri untuk kemudian disalurkan kepada para korban bencana tsunami di Banten dan Lampung. “Habis ini kami salurkan langsung ke korban melalui posko bencana yang ada,” terangnya.

Ketua Paguyuban Pemangkas Rambut Garut (PPRG) Rudi mengaku kegiatan amal lewat cukur telah digelar beberapa kali. Termasuk untuk bencana tsunami Palu, Sulawesi Tengah dan gempa Lombok. “Biasanya memang kita kerja sama sama komunitas lain, sekarang kita diajak Polres dan Kodim,” katanya.

Dia menerangkan kegiatan amal selalu diadakan oleh PPRG, karena pihaknya ingin membantu para korban bencana. “Kami sangat merasakan bagaimana rasanya jadi korban bencana, jadi kami ikut meringankannya,” terangnya.

Dua berharap kegiatan serupa terus dilakukan semua pihak. “Mari kita bersatu padu untuk membantu para korban bencana ini,” paparnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.