Gali Potensi, Bantu Warga Mencari Solusi

29
0
CENDERAMATA. Camat Selaawi Ridwan Effendi memberikan cenderamata berupa alat musik khas Selaawi, Celentung, kepada perwakilan Unpar Rabu (26/6). Yana Taryana / Rakyat Garut

SELAAWI – Sebanyak 30 mahasiswa dari tiga negara, Indonesia, Thailand dan Filipina menjalankan program Social Enterprise for Economic Development (SEED) di Kecamatan Selaawi. Mahasiswa internasional tersebut akan mempelajari budaya, adat istiadat hingga potensi lokal.

Ketua Panitia SEED Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) 2019 Fernando Mulia mengatakan keberadaan mahasiswa lintas negara di Kecamatan Selaawi untuk menjalankan program internasional kampus. Nantinya, mahasiswa akan berinteraksi dengan masyarakat dan menggali seluruh usulan untuk pembangunan di wilayah tersebut.

“Jadi mereka akan melakukan interaksi, penelitian langsung (on-site) dengan warga, sebagai dasar mengembangkan usulan berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat,” ujarnya Rabu (26/6).

Menurutnya, program tersebut wajib. Selain memberikan praktik lapangan yang praktis bagi mahasiswa, juga merupakan bentuk keterlibatan Unpar sebagai anggota pada ASEAN Learning Network (ALN). Dalam praktiknya nanti, kata dia, selama sembilan hari mahasiswa akan berbaur dengan masyarakat. Mahasiswa juga akan menggali potensi lokal masyarakat Selaawi, mulai sektor seni budaya hingga ekonomi.

Setelah itu, mahasiswa akan mengumpulkan data, mencari persoalan hingga solusi. “Sampai pada satu tahap, apakah solusi ini bisa diterapkan atau tidak, nanti diakhiri dengan presentasi akhir,” ujarnya. Sebab, kata dia, selain mempelajari akar budaya masyarakat, hal utama pelaksanaan SEED 2019 yakni mencari formula tepat untuk memberikan solusi peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat.

Camat Selaawi Ridwan Effendi menyambut baik kegiatan yang diadakan mahasiswa Unpar. Pihaknya mendukung karena program yang dilakukan mahasiswa dapat membantu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayahnya.

“Program ini sangat membantu sekali untuk mencari formula tepat bagaimana mengembangkan potensi lokal di Selaawi,” katanya.

Dia menerangkan potensi lokal di Kecamatan Selaawi sangat banyak. Selain bambu, juga ada potensi dari pariwisata, pertanian, peternakan dan lainnya. Tetapi, kata dia, potensi itu belum terangkat semuanya.

Makanya, camat berharap dengan adanya program tersebut semua potensi bisa terangkat dan menjadi unggulan. “Konsen kami bagimana potensi ini diolah, dikemas, baik untuk segi lokal, regional Jawa barat hingga akses global, sehingga bisa memberikan sinergitas secara multinasional. Yang lebih penting adanya formula yang tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” paparnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.