Gambar Jokowi-Maruf Di Kondom, Nasdem: Tidak Ada Toleransi Untuk Kampanye Kotor

50

Partai Nasdem mengecam keras penyebaran fitnah berupa foto kemasan kondom dengan gambar pasangan capres Joko Widodo-Maruf Amin.

Wakil Sekjen DPP Nasdem Hermawi Taslim mengaku heran jika pasangan Jokowi-Maruf selalu menjadi sasaran kampanye hitam dan tidak beretika.

Menurutnya, penyebaran foto kondom tersebut dilakukan secara sengaja untuk merusak citra Jokowi-Maruf.

“Cara-cara biadab dan tidak beretika seperti itu tidak boleh ada toleransi sedikit pun, harus dibasmi. Tidak boleh berkembang menjadi budaya politik di Indonesia,” jelasnya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (10/3).

Taslim mengatakan bahwa kampanye dengan model seperti itu sudah tergolong hitam dan kotor dengan niat menjatuhkan lawan. Praktik itu tidak hanya merusak citra pasangan capres nomor urut 01 tetapi lebih jauh berniat memecah belah kesatuan dan persatuan bangsa.

“Polisi harus sangat serius mengusut ini. Siapapun pelakunya harus dihukum. Kalaupun rakyat biasa tetap harus diproses. Jangan sampai dimaafkan dengan alasan mereka hanya diperalat,” katanya.

Dia menambahkan, pemilihan umum merupakan wahana demokrasi yang bermoral, beretika dan sehat serta jauh dari praktik kebiadaban.

Masa kampanye harus menjadi momentum pemaparan program, visi dan misi para kandidat agar publik mempunyai gambaran mengenai para calon pemimpin. Bukan merusak sendi-sendi demokrasi dengan cara menyebarkan fitnah.

“Kita harus menjaga agar kontestasi ini berjalan di dalam koridor demokrasi dan aturan hukum. Sekali kita bermain fitnah, menyebarkan hoax dan sejenisnya pihak ke tiga atau ke empat akan dengan mudah menumpangnya. Kita yang saling tuding, saling tuduh,” jelas Taslim yang juga wakil direktur hukum dan advokasi Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf. (Wahyu Sabda Kuncahyo/Rmol)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.