Gandeng UNICEF Wujudkan TPB 4

10

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

JAKARTA – Pemerataan pendidikan kini menjadi salah satu fokus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Kerjasama dengan United Nations Children’s Fund (UNICEF) juga telah digagas.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud Didik Suhardi mengatakan, mewujudkan kualitas pendidikan yang inklusif dan merata kini menjadi sebuah keharusan. Ini agar kompetensi pelajar dan guru terus meningkat.

“Pemerintah Indonesia telah berkomitmen untuk memajukan pemerataan dan kualitas pendidikan bagi semua. Ini merupakan upaya kita untuk mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ke-4 (TPB 4) pada tahun 2030,” ujarnya di Kantor Kemendikbud Selasa (6/11).

Untuk menetapkan garis acuan TPB 4, Kemendikbud menggandeng UNICEF. Kata Didik, keterlibatan salah satu organisasi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) itu menjadi bukti keseriusan pihaknya dalam meningkatkan dunia pendidikan tanah air.

“Ini juga sesuai dengan tujuan Pembangunan Milenium atau Millenium Development Goals (MDGs) yang dimulai sejak 2015. Di mana fondasinya untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan pada tahun 2030. Kemudian dilanjutkan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs),” ungkap Didi.

Didi menjelaskan TPB 4 mencakup berbagai isu dan aspek pendidikan. Hal itu meliputi partisipasi, kualitas dan hasil pembelajaran, lingkungan sekolah, kualitas guru, serta komitmen terkait nilai-nilai kewarganegaraan global dalam pendidikan.

“Indikator-indikator pencapaian di dalam tujuan ke-4 ini dinilainya dapat membantu pemerintah dalam memacu peningkatan kualitas pendidikan,” terangnya.

Perwakikan UNICEF Indonesia Debora Comini menyampaikan penghargaan kepada Kemendikbud, Bappenas dan BPS yang telah menjalin kerja sama dengan baik dalam penyusunan laporan garis acuan TPB 4.

“Laporan negara untuk baseline TPB 4 ini merupakan yang pertama di dunia. Laporan ini akan menjadi model yang diikuti oleh negara-negara lain di kawasan ini maupun kawasan lainnya di dunia,” kata Debora. (rdi/fin)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.