Gara-Gara Sidalih, KPU Kota Tasik Sulit Menetapkan DPT

168
0
GAGAL UNGGAH. Petugas KPU berusaha mengunggah data DPT ke server Sidalih yang sedang bermasalah, Rabu (14/11).
Loading...

TAWANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tasikmalaya kesulitan menetapkan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019. Penyebabnya, aplikasi Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) mengalami gangguan.

Ketua KPU Kota Tasikmalaya Ade Zaenul Mutaqin menerangkan data DPT yang terkumpul yakni 484.873 pemilih. Terdiri dari 244.346 laki-laki dan 240.527 perempuan. Data tersebut rencananya akan ditetapkan dalam rapat pleno yang dilaksanakan, Selasa (13/11). “Namun belum di-upload ke Sidalih,” ungkapnya kepada Radar, Rabu (14/11).

Berdasarkan rekomendasi Bawaslu, DPT jangan dulu ditetapkan sebelum masuk ke database Sidalih. Maka dari itu, pihaknya masih mengupayakan pengunggahan atau upload data. “Jadi nanti ditetapkan setelah masuk ke data Sidalih,” terangnya.

Permasalahannya, server dari aplikasi Si­dalih saat ini mengalami gangguan. Pihak­nya pun kesulitan untuk melakukan input data DPT yang sudah terkumpul. “Mudah-mudahan secepatnya,” tuturnya.

Pihaknya yakin data tersebut sudah valid. Namun tidak menutup kemungkinan ada kekeliruan setelah diunggah ke Sidalih. Jika memang hal itu terjadi KPU akan sesegera mungkin melakukan perbaikan. “Insyaallah tidak akan berubah, kalau pun ada perubahan akan langsung kita perbaiki,” tuturnya.

loading...

Wawancara terpisah, Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya Ijang Jamaludin menerangkan berdasarkan aturan pemilu, data DPT harus masuk kepada sistem Sidalih. Maka dari itu, dia meminta KPU menunda penetapan DPT karena belum memenuhi syarat. “Dalam pasal 218 ayat 1, KPU kota kabupaten dalam menyediakan data pemilih dan daftar pemilih tetap memiliki sistem data pemilih, itu sudah dasar kuat,” ujarnya.

Permasalahan Sidalih ini memang bukan hanya terjadi di Kota Tasikmalaya saja namun beberapa daerah lainnya. Di wilayah Jabar pun ada 13 daerah yang belum rampung mengunggah data ke aplikasi Sidalih. “Memang bukan Kota Tasikmalaya saja,” jelas dia. (rga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.