Garut Darurat Pencabulan

138
0
PERIKSA. Anggota Polsek Tarogong Kidul (kanan) memeriksa AR, pelaku pencabulan Selasa (16/7). AR diduga melakukan pencabulan terhadap anak tirinya.

TAROGONG KIDUL – Seorang pria berinisial AR (32) di Kecamatan Tarogong Kidul mencabuli anak tirinya yang masih berusia 13 tahun. Akibat perbuatannya, korban yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) itu hamil empat bulan.

Kapolsek Tarogong Kidul Kompol Hermansyah mengatakan pelaku sudah diamankan pada Senin malam (15/7). “Kami amankan (pelaku, Red) karena mau dihakimi warga. Setelah diamankan, ibu korban diantar warga langsung buat laporan, jadi kasusnya kita tangani sekarang,” jelasnya kepada wartawan di kantornya Selasa (16/7).

Menurut dia, kasus pencabulan itu terbongkar setelah pihak keluarga mendengar informasi dari masyarakat bahwa korban sudah dicabuli ayah tirinya. Mendapat informasi tersebut, keluarga korban memeriksakan korban ke bidan. Di sana diketahui korban sudah hamil.

“Setelah diperiksa bidan dan dinyatakan hamil, akhirnya korban mengakui telah dicabuli ayah tirinya sendiri,” katanya.

Saat diketahui korban hamil, kata dia, pelaku tengah berada di luar kota, bekerja sebagai pekerja bangunan. Pelaku dibawa ke Garut oleh keluarga korban. Setelah sampai di Garut, pelaku langsung diinterogasi keluarga korban. “Awalnya memang sempat mengelak, tapi akhirnya mengaku juga,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, kata Hermansyah, pria yang menikahi ibu kandung korban awal tahun 2019 itu telah beberapa kali melakukan aksi pencabulan kepada korban, termasuk saat pelaku dan ibu kandung korban masih berstatus pacaran. “Biasanya pelaku beraksi saat ibu korban ke pasar atau tidur. Pelaku juga mengancam korban dalam melakukan aksinya,” terangnya.

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Mappaseng mengakui kasus pencabulan yang melibatkan ayah kandung termasuk ayah tiri mengalami peningkatan dibanding tahun lalu.“Tahun lalu hanya satu, sekarang tahun berjalan sudah tiga sama yang ini,” ujarnya.

Sebelumnya, dua kasus pencabulan yang dilakukan ayah terhadap anaknya pun terjadi. Kasus pertama terjadi di Kecamatan Malangbong. Pelakunya berinisial UR (42). Dia diduga mencabuli dua anaknya yang masih di bawah umur. Bahkan salah satu anak yang dicabuli pelaku telah melahirkan.

Perbuatan pelaku terbongkar ketika korban melahirkan. Korban menceritakan kepada ibunya bahwa anak yang dilahirkan merupakan hasil perbuatan bejat ayahnya.

“Setelah diselidiki dan dimintai keterangan baru diketahui jika ayah bayi tersebut adalah ayahnya sendiri,” ujar Kapolres Gaut AKBP Budi Satria Wiguna beberapa waktu lalu.

Kasus kedua masih terjadi di Kecamatan Malangbong. Pelakunya berinisial YS (44). Dia diamankan polisi pada 9 Juli. Berdasarkan pemeriksaan sementara, aksi pencabulan dilakukan pelaku di rumahnya. Ketika kondisi rumah sepi. Saat menjalankan aksinya itu, pelaku mengancam akan membunuh korban jika tidak melayani nafsu bejatnya.

“Aksi pelaku ini diduga bukan hanya satu kali tetapi sudah berkali-kali, sehingga korban hamil,” kata Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Mappaseng Jumat (12/7). (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.