Garut Mulai Dipenuhi Wisatawan

73
0

TAROGONG KIDUL – Hari kedua libur panjang, wisatawan dari luar kota mulai berdatangan ke Kabupaten Garut. Volume kendaraan mengalami peningkatan.

“Arus lalu lintas ada peningkatan, tetapi tidak signifikan. Paling peningkatnya sekitar 20 persenan,” ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut AKP Asep Nugraha kepada wartawan, Kamis (29/10).

Menurut dia, peningkatan arus lalu lintas karena banyaknya wisatawan dari luar kota menuju Garut untuk berwisata.

Selain di wilayah perkotaan, peningkatan kendaraan juga terjadi di wilayah Limbangan. Di sana, kendaraan dari arah Bandung melintas jalur tersebut untuk menuju ke arah Tasik.

Meski adanya peningkatan, tetapi volume kendaraan yang melintas masih normal. Sehingga laju kendaraan tidak tersendat hingga mengular.

“Di Limbangan sama juga, terjadi peningkatan volume kendaraan namun tidak ada antrean panjang di jalan. Petugas kami siaga di sana,” terangnya.

Asep mengimbau pendatang untuk menjaga keselamatan saat berkendara. Tak lupa, polisi juga mengingatkan agar para wisatawan menerapkan protokol kesehatan selama berwisata.

Terpisah, Komandan Kodim 0611 Garut, Letkol Czi Deni Iskandar mengatakan untuk membantu mengamankan objek wisata dan arus lalu lintas, pihaknya menerjunkan 305 prajurit TNI.

Prajurit TNI disiagakan melakukan pengamanan dan menegakkan disiplin protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dalam rangka musim libur panjang di seluruh objek wisata Kabupaten Garut.

“Anggota kita siaga di sejumlah tempat wisata yang di wilayah Kabupaten Garut,” katanya.

Ia menuturkan prajurit TNI dari Kodim maupun Koramil telah diinstruksikan untuk siap siaga melakukan pengamanan di tempat wisata maupun sejumlah titik yang disinyalir akan banyak orang selama musim libur panjang.

Seluruh prajurit akan melakukan patroli dilengkapi dengan sejumlah alat untuk mengingatkan masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Di lapangan anggota kita dibekali alat pengeras suara, masker, hand sanitizer, dan thermogun,” terangnya.

Ia mengatakan personel TNI tidak hanya bersiaga di tempat wisata, tapi disebar di beberapa tempat keramaian orang seperti mal, pasar dan pusat pertokoan di kawasan perkotaan Garut.

Gerakan prajurit itu, kata dia, untuk mencegah penularan Covid-19 karena selama ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Garut terus bertambah setiap harinya.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Garut Bidik Pekerja Informal

“Kita tentunya akan melakukan hal tersebut dengan cara yang santun, kita tegur baik-baik, kalau masih ngeyel mungkin akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku,” terangnya.

Ia menambahkan, selama ini prajurit TNI sudah melakukan gerakan membantu gugus tugas untuk mencegah penularan dan menegakan disiplin protokol kesehatan di sejumlah tempat.

“Di libur panjang ini kami melakukan kegiatan lebih, karena klaster wisata saat ini tengah betul-betul diperhatikan oleh pemerintah,” paparnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.