Garut Terapkan Disiplin Protokol Kesehatan di Pusat Keramaian

90
0

GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut akan segera menerapkan penegakan disiplin protokol kesehatan, terurtama di pusat-pusat keramaian.

Hal itu dilakukan sebagai upaya dalam pencegahan penularan pandemi Covid-19.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, menuturkan, penegakan disiplin akan berlangsung mulai tanggal 1 sampai 30 Juni.

Tempat-tempat keramaian akan jadi sasaran penegekan disiplin. “Yang ditekankan penegakan disiplinnya. Tidak ada pembatasan itu (jam operasional toko), karena kita sudah tidak PSBB. Ini keadaan setelah PSBB dan perlu ada penegakan disiplin,” ujar Helmi usai rapat bersama Forkopimda di kantor Bupati Garut, Rabu (27/5).

Sementara itu, Dandim 0611 Garut, Letkol Inf Erwin Agung mengatakan, ada empat sasaran dalam penegalan disiplin ini.

Yakni mall, pasar, tempat wisata, dan restoran. Dimana, setiap pengunjung wajib memakai masker, mencuci tangan, dan melakukan jaga jarak.

“Ada lima mall di Garut yakni Ramayana, Yogya, Yoma, Asia, dan Garut Plaza. Untuk pasar ada 24. Tapi hasil kesepakatan hanya pasar besar saja, sebanyak 15,” katanya.

Di setiap mall dan pasar, lanjutnya, akan ada posko terpadu. Petugas dari TNI, polisi, dan Pemda akan melakukan penjagaan. Pelaksanaannya sama seperti saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Nanti yang tidak pakai masker, akan diingatkan disitu. Untuk sanksi tidak ada. Penegakan disiplin tidak ada sanksi, kecuali dia melanggar pidana,” terangnya.

(Yana Taryana)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.