Garut Zona Merah, Siaga Covid-19 Hingga Maret 2021

98
0
radartasikmalaya.com
ilustrasi covid-19/ radartasikmalaya.com

GARUT KOTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut memperkuat koordinasi para camat dan para kepala puskesmas untuk mengatasi pandemi Covid-19. Sebab, saat ini Kabupaten Garut termasuk dalam zona merah penyebaran Covid-19 di Jawa Barat.

Bupati Garut H Rudy Gunawan mengatakan Kabupaten Garut ditetapkan status siaga bencana Covid-19. “Di masa pandemi ini kita juga menetapkan status siaga bencana sampai bulan Maret 2021 di seluruh Kabupaten Garut,” katanya, Selasa (15/12).

Ia menambahkan untuk mengatasi penyebaran Covid-19 di tingkat warga, pihaknya telah membentuk Satgas Covid tingkat warga yang terdiri dari ketua RT dan ketua RW. Ia berharap dengan Satgas Covid, koordinasi antara camat, kepala desa dan gugus tugas tingkat warga dapat berjalan lancar.

Baca juga : Atap SDN Babakan Loa 2 Pangantian Garut Ambruk, Usianya Puluhan Tahun

Selain itu, di Kabupaten Garut telah terdapat tiga klaster rumah sakit yang menjadi rujukan untuk pasien Covid-19.

“Untuk klaster satu yaitu RSUD dr Slamet karena alatnya lengkap. Selanjutnya adalah rumah sakit yang ditunjuk untuk menangani yang mempunyai gejala dan rumah sakit darurat yaitu Rumah Sakit Medina, Rusun dan Islamic Center itu digunakan untuk isolasi masyarakat yang tidak mempunyai gejala,” kata dia.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, pada Selasa terdapat penambahan 35 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Selain itu, dilaporkan terdapat empat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia pada Selasa.

Hingga saat ini, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Garut berjumlah 2.833 kasus. Sebanyak dua orang menjalani isolasi mandiri, 1.234 orang isolasi di rumah sakit, 1.523 orang sembuh, dan 74 orang meninggal. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.