Gas 3 Kg Mulai Sulit Ditemukan di Ciamis

55
0
KESULITAN GAS.  Yayah (55) dan Edi (56) warga Dusun Mekarsari Desa Makerjaya Kecamatan Baregbeg kesulitan mencari gas tiga kilogram, Minggu (14/2/2021). IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA
KESULITAN GAS.  Yayah (55) dan Edi (56) warga Dusun Mekarsari Desa Makerjaya Kecamatan Baregbeg kesulitan mencari gas tiga kilogram, Minggu (14/2/2021). IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA
Loading...

CIAMIS – Hampir seminggu warga Kabupaten Ciamis mulai kesulitan mendapatkan gas tiga kilogram. Dampaknya, banyak warga yang mulai kembali beralih ke kayu bakar untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Seperti yang dialami Yayah (55) dan Edi (56) warga Dusun Mekarsari Desa Makerjaya Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis. Mereka sudah seminggu lebih kesulitan bahkan tidak menemukan gas tiga kilogram, alhasil harus menggunakan kayu bakar untuk memasak.

“Saya mencari ke warung-warung di wilayah Kecamatan Baregbeg tidak ada. Bahkan pernah satu hari mendapatkan gas, tapi harganya cukup mahal, Rp 25.000 padahal kalau biasanya Rp 17.000, bedanya sangat jauh sekali. Akhirnya terpaksa kembali memakai kayu bakar,” kata Yayah kepada Radar, Minggu (14/2/2021).

“Bukan hanya saya yang memakai kayu bakar untuk memasak, banyak tetangga dan saudara saya juga ikut memakai kayu bakar. Karena memang sangat sulit sekali mencari kayu bakar,” ujarnya, menambahkan.

Baca juga : Pemkab Ciamis Bangun Pusat Kebudayaan di Objek Wisata Ciung Wanara

loading...

Pengguna kayu bakar lainnya, Edi mengaku sudah hampir seminggu lebih tidak menemukan gas tiga kilogram di pasaran. Alhasil, tabung-tabung di rumah kosong dan kembali menggunakan kayu bakar untuk memasak.

“Kalau tetap memaksakan memakai gas tiga kilogram sulit menemukannya dan mencari terus malah habis bensin,” ujarnya.

Terpisah, Kasi Distribusi Barang dan Perlindungan Konsumen DKUKMP Ciamis Dini Kusliani mengatakan, banyaknya keluhan terhadap kesulitan mencari gas tiga kilogram di pasaran sudah disampaikan ke Pertamina.

“Kita sudah koordinasi terkait kesulitan gas ini untuk meminta adanya distribusi penambahan gas. Biasanya itu satu bulan kurang lebih Ciamis ada 650.000 tabung bahkan sebenarnya  sudah ada penambahan sekitar 50 persen,” kata dia.

“Nah sekarang permintaan lagi  penambahan 20.800 tabung pada 12-16 februari 2021, itu data penambahan fakultatif dari Petamina. Semoga saja permintaannya bisa ditambah lagi untuk wilayah Ciamis,” kata dia. (isr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.