GBI Diserbu Pencari Kerja

31
0
DAFTAR. Salah seorang pencari kerja mengikuti job fair di GBI. cecep herdi / radar tasikmalaya
DAFTAR. Salah seorang pencari kerja mengikuti job fair di GBI. cecep herdi / radar tasikmalaya

BANJAR – Graha Banjar Idaman (GBI) dipadati para pencari kerja yang mengikuti job fair Rabu (20/11). Dibukanya job fair diharapkan mampu menurunkan jumlah pengangguran, khususnya di Kota Banjar.

“Kami mengundang dari kabupaten tetangga juga untuk kegiatan ini. Kami berharap ini menjadi solusi bagi pelamar CPNS yang kurang yakin bisa lolos di seleksi CPNS,” kata Sekretaris Disnaker Kota Banjar Yudi.

Dalam ajang yang sama tahun lalu, bisa terserap sekitar 480 tenaga kerja dari 3.000 pelamar. “Tahun ini semoga ada peningkatan jumlah pelamar yang berhasil mendapat pekerjaan,” katanya.

Sementara itu, tahun ini Dinas Ketenagakerjaan Kota Banjar memilih GBI untuk pelaksanaan job fair dibanding Banjar Convention Hall (BCH) yang lebih luas karena tak ingin mengambil risiko.

“Kita tidak mau ambil risiko, karena status BCH belum ada perda-nya, jadi belum jelas kami harus bayar sewa gedung itu berapa. Kalau tahun lalu kan masih digratiskan oleh ibu wali (Hj Ade Uu Sukaesih, Red),” ujar Yudi Rabu (20/11).

Pantauan Radar, saat job fair digelar pukul 09.00 parkiran kendaraan hingga gedung GBI sesak.

Loading...

“Di GBI juga cukup untuk melaksanakan job fair ini, ada sekitar 3.000 lowongan kerja yang tersedia dari 30 perusahaan baik swasta maupun BUMN. Kita menargetkan 500 tenaga kerja terserap dari acara ini,” kata Yudi.

Kepala Bidang Pendapatan Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kota Banjar Heri Sapari mengatakan Perda BCH sudah disetujui mendagri, namun belum diparipurnakan dari raperda menjadi perda oleh DPRD Kota Banjar.

“Sudah disetujui mendagri. Tapi belum disahkan oleh dewan, karena masih dalam tahap penyempurnaan, ada sarana yang masih dipasang di dalam gedung BCH,” kata Heri.

Ia menargetkan Perda BCH bisa terbit Januari 2020. Menurut dia, dalam perda tersebut nantinya akan mengatur tentang besaran nilai sewa gedung BCH.

“Sekitar Rp 6 juta untuk sewa gedung, kegiatan indoor. Tapi ada klasifikasi kegiatan yang lain dan jelas nilainya juga berbeda,” kata Heri. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.