GBM untuk Redam Isu Sosial

21
DEKLARASI. Ustaz dan kiai mendeklarasikan Gerakan Balad Mengaji (GBM) untuk jaga kerukunan Selasa (25/12).

PANGANDARAN – Para kiai dan ustaz di Kabupaten Pangandaran mendeklarasikan Gerakan Balad Mengaji (GBM). Hal ini seiring berkembangnya isu sosial di Pangandaran.

Koordinator GBM Ustaz Ahmad Ramdani mengatakan gerakan tersebut dibentuk sebagai pergerakan moral, sosial dan keagamaan.

”Kemudian kita juga akan melaksanakan kegiatan yang dengan suasana guyub dan akrab, menjunjung kebersamaan dan toleransi serta nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya kepada Radar, Selasa (25/12).

Pergerakan tersebut awalnya dicetuskan oleh para ulama, kiai dan ustaz di Jabar Banten. ”Sesuai namanya gerakan ini menjunjung persaudaraan,” tuturnya.

Menurutnya, kriminalisasi terhadap ulama jadi topik utama dan isu yang hangat dalam pembahasan GBM. ”Tentunya ini masih jadi pro dan kontra, makanya akan dijadikan bahan kajian bersama,” katanya.

Ia pun tidak menginginkan isu-isu yang beredar saat ini mengkotak-kotakan masyarakat Indonesia khususunya Pangandaran.

”Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menelan bulat informasi yang beredar di berbagai media sosial, yang bisa berdampak pada perpecahan umat,” tegasnya. (den)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.