Gedung Creative Center Tak Akan Selesai Tahun Ini

152
0

CIHIDEUNG – Pembangunan Gedung Creative Center (GCC) di samping Gelanggang Olahraga (Gor) Sukapura Kompleks Olaraga Dadaha diprediksi tidak akan selesai pada 2019. Saat ini, progres perencanaan proyek tersebut masih dalam tahap melengkapi administrasi di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Gedung yang merupakan hadiah dari Gubernur Ridwan Kamil itu kemungkinan digarap dalam dua tahap. Pembangunan GCC di tahun anggaran 2019 tidak mungkin selesai hingga rampung. “Hasil koordinasi bidang kami dengan pemerintah provinsi (pemprov) akan disesuaikan dengan sisa waktu yang ada dalam pelaksanaan pembangunan GCC,” ucap Sekretaris Dinas (Sekdis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tasikmalaya Budi Martanova, Minggu (7/7).

Dia menyebut tenggat waktu ideal dalam merealisasikan program provinsi itu sekitar sembialn bulan. Sementara, saat ini pemprov masih memantapkan desain, termasuk menyiapkan pelelangan proyeknya. “Kami mengusulkan dengan waktu yang tersisa di tahun anggaran 2019 ini supaya dibatasi hanya pada pembangunan struktur saja,” tuturnya.  “Kemudian di tahun 2020, diharapkan bisa dituntaskan dengan pekerjaan finishing gedungnya,” kata Budi.

Dia mengestimasi dengan sisa waktu yang ada, pembangunan struktur tampaknya cukup hingga akhir tahun ini. Berupa tiang-tiang, beton dan tulangan gedung saja tanpa finishing. “Insyaallah sampai Desember nanti waktunya cukup, dengan catatan awal Juli ini pelelangan sudah tayang. Kalau belum, tampaknya perlu evaluasi kembali kaitan waktu pelaksanaan pekerjaannya,” ujarnya.

Perencanaan detail engineering design (DED) gedung pun, kata dia, belum diserahkan dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Jawa Barat ke DPUPR Kota Tasikmalaya, mengingat instansi itu tak hanya menggarap gedung bagi Kota Tasikmalaya saja. “Anggaran untuk pelaksanaan gedung pun, nampaknya disesuaikan dengan porsi pekerjaan yang akan digarap tahun ini. Semula sekitar Rp 18 miliar untuk pembangunan gedung secara menyeluruh,” kata Budi.

Pengunjung Kompleks Dadaha, Jajat Darojat (34) menantikan wahana kreatif itu terealisasi. Dia penasaran GCC akan seperti apa dalam menghimpun kreativitas pemuda daerah. “Sebab, kita lihat geliat komunitas kreatif di Tasik sudah terbilang bagus,” katanya. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.