Gedung DPRD Kota Tasik Penuh Coretan Kecaman, Aksi Kecam Omnibus Law Masih Berlangsung

33
0
Wakil Ketua DPRD Kota Tasik, Muslim, saat menemui aksi massa gabungan, Rabu (07/10) sore. rezza rizaldi / radartasikmalaya.com

KOTA TASIK – Aksi ratusan mahasiswa, kelompok bermotor dan masyarakat Kota Tasikmalaya yang kecewa dengan disahkannya Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja oleh DPR RI hingga pukul 14.00 WIB masih berlangsung.

Aksi itu terus berlangsung karena sejak pukul 10.00 WIB dimulai hingga kini belum ada satupun anggota DPRD Kota Tasik yang menerima aspirasi mereka.

Akhirnya massa pun melakukan sweeping ke dalam gedung DPRD untuk mencari anggota dewan Kota Tasik. Namun tak ada satupun wakil rakyat.

Karena tak ada wakil rakyatnya, maka beberapa massa pun mulai melakukan aksi vandalisme mencoret tembok gedung DPRD dengan kalimat-kalimat kecaman.

Sekitar pukul 14.41 WIB, akhirnya salah seorang wakil rakyat tiba ke Gedung DPRD. Dia adalah Wakil Ketua DPRD, Muslim yang langsung naik komando menemui massa.

“Saya sepakat dengan keinginan massa agar tak mengundangkan apa yang sudsh disetujui DPR RI. Dan kami memohon untum menundanya karena tak pro terhadap rakyat,” teriak Muslim yang diteriaki massa.

Tegas dia, DPRD Kota Tasik merasakan apa yang diderita buruh. Silakan kalau tak percaya kepada dirinya bahwa wakil rakyat di Kota Tasik benar-benar menolak apa yang sudah dilakukan DPR RI.

“Kami akan sampaikan penolakan yang merugikan rakyat itu ke DPR RI. Saya akan sampaikan juga penolakan itu melalui fraksi saya agar disampaikan juga ke DPRD Provinsi Jabar,” tegas Muslim yang juga ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tasik.

Dia menegaskan, jika yang diajukan DPRD Kota Tasik tak disetujui DPR RI soal hal ini berarti DPR RI yang tidak mendengar aspirasi rakyat. Hingga kini aksi masih berlangsung. (rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.