Gedung Islamic Center Garut Mulai Dipake Isolasi Pasien Covid-19

77
0

GARUT KOTA – Pemerintah Kabupaten Garut mulai menggunakan asrama Islamic Center di Kecamatan Garut Kota sebagai tempat isolasi pasien positif Covid-19.

“Iya benar. Islamic Center mulai digunakan untuk isolasi. Saat ini sudah ada beberapa pasien isolasi di sana,” ujar Humas Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Garut Yeni Yunita kepada wartawan, Jumat (11/12).

Yeni menerangkan pasien positif yang menjalankan isolasi di asrama Islamic Center merupakan pasien tanpa gejala atau OTG. “Semuanya yang diisolasi di sana yang OTG, kalau yang punya gejala itu di RSUD dr Slamet,” terangnya.

Baca juga : Jelang Libur Panjang, Tim Covid-19 Garut Perketat Prokes

Menurut dia, penggunaan asrama Islamic Center karena beberapa tempat yang sudah disiapkan untuk isolasi, seperti Rumah Sakit Medina, Rusun Gandasari dan beberapa tempat lainnya sudah hampir penuh.

“Sekarang kasus positif di Garut meningkat, setiap harinya puluhan orang ditemukan positif Covid-19. Jadi kita siapkan di Islamic Center,” terangnya.

Yeni menerangkan sampai Kamis malam (10/12) pukul 23.55, jumlah pasien positif di Garut mencapai 2.641 kasus. Dari jumlah tersebut, dua kasus isolasi mandiri, 1.183 kasus isolasi dan perawatan di rumah sakit, 1.393 kasus sembuh dan 63 kasus meninggal dunia. “Dari total kasus yang terjadi, kebanyakan dari klaster keluarga,” ujarnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak di lingkungan keluarga.

“Pakai masker dan cuci tangan itu perlu dilakukan di dalam rumah juga, supaya bisa meminimalisir adanya penularan Covid-19 di lingkungan keluarga,” terangnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.