Geger Corona, Pemudik dari Medan Pingsan depan Puskesmas Singaparna Tasik

299
0

SINGAPARNA – Para petugas medis di Puskesmas Singaparna dikagetkan dengan warga Kecamatan Cigalontang yang pingsan mendadak tepat di depan puskesmas.

Warga tersebut langsung mendapat penanganan dari petugas berpakaian alat pelindung diri (APD) lengkap untuk mengantisipasi kemungkinan terpapar Covid-19.

Pasien tersebut kemudian mendapatkan pelayanan pemeriksaan cek suhu tubuh di puskesmas lalu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Singaparna Medika Citrautama (SMC) untuk perawatan lebih lanjut.

Setelah mendapatkan pemeriksaan seksama, warga tersebut mengalami demam tinggi dan mengaku ada gejala sesak napas.

“Iya benar, Selasa (12/5) lalu ada yang pingsan warga asal Cigalontang. Kemudian ditangani petugas medis menggunakan APD dan membawa ke RSUD SCM,” ujar Kepala UPT Puskesmas Singaparna Epi Edward Lutpi saat dihubungi Radar, Kamis (14/5).

Diketahui, kata dia, bahwa warga tersebut sebelumnya baru pulang dari Medan melalui Jakarta naik pesawat lalu ke Tasikmalaya.

Baca Juga : RT Siaga se-Kecamatan Jamanis Tasik Terima Operasional Rp500 Ribu, Terima Kasih Pa Bupati!

Dia sempat diminta dikarantina oleh pihak bandara karena suhu tinggi. Tetapi, justru memaksa memilih pulang menggunakan travel menuju Tasikmalaya.

“Jadi pas sudah di Tasik, Selasa (12/5), warga Cigalontang yang pulang dari Medan ini kemudian memeriksakan diri ke Puskesmas Singaparna, tapi malah pingsan sebelum diperiksa,” katanya.

Kasi Kemedikan RSUD SMC dr Adi Wibowo menambahkan, pasien tersebut diketahui sempat kontak dengan orang positif Covid-19 di Medan, kemudian mengalami demam dan sesak napas.

“Kami langsung melakukan rapid test, tapi pasien ini non reaktif atau negatif. Namun untuk memastikan positif atau tidak, dilakukan uji swab. Warga ini, sekarang masih diisolasi. Kita menunggu hasil uji PCR dan swab-nya keluar,” kata Adi.

Adi menambahkan, selama dua hari jalani perawatan, warga Cigalontang yang berjenis kelamin laki-laki ini perlahan kondisinya mulai membaik, turun demamnya dan sesak napasnya mulai berkurang.

“Jadi berangsur pasien ini tidak alami demam dan sesak napas lagi. Rencananya Kamis (14/5) sore ini mau dipulangkan,” tambah dia. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.