Gelar Inovasi Pelayanan Publik Kota Tasikmalaya Berinovasi Tiada Henti

451
0
foto-foto: Yanggi F irlana, Firgiawan / radar tasikmalaya-Subag Humas Setda Kota Tasikmalaya PERESMIAN. Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf menghadiri rangkaian Gelar Inovasi Pelayanan Publik di Gedung Serbaguna Bale Kota Tasikmalaya Senin (18/12).

Ada yang menarik dari acara Gelaran Inovasi Pelayanan Publik yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Balekota Tasikmalaya, Senin (18/12). Salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yaitu Kecamatan Indihiang berhasil meraih penghargaan atas inovasinya yakni bayar sekolah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) bisa pakai sampah.

Tidak hanya itu saja, untuk bisa memberikan informasi yang up to date kepada masyarakat, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tasikmalaya pun melakukan launching aplikasi berita, berbasis android yang diberi nama Pemkot Tsm News. Aplikasi yang dikembangkan di tahun 2017 ini, merupakan salah satu inovasi dari Dinas Kominfo. Serta berbagai inovasi yang ditampilkan oleh OPD-OPD di Kota Tasikmalaya.

Kabid Informasi, Komunikasi Publik dan Statistik Dinas Komunikasi dan Informatika Hj Lilis Ellia Dewi M, SH menjelaskan bila tujuan dari adanya sarana informasi berbasis android untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat agar bisa mengakses berbagai informasi pemerintah juga berbagai berita dari berbagai media di tingkat lokal, regional dan nasional.

“Kita harus bisa mengikuti perkembangan zaman dan teknologi, sehingga kami terus berupaya memberikan pelayanan maksimal sesuai tugas dan fungsi kami. Salah satunya melalui Pemkot Tsm News,” singkatnya.

Tidak jauh berbeda dengan Dinas Kominfo, Camat Indihiang Drs H Riza Setiawan menuturkan inovasi tersebut sudah berjalan sejak tahun 2015 lalu di RW 03 Kelurahan Parakan Nyasag, tepatnya di PAUD Al-Khoirot. Saat itu, kata Riza, dirinya bersama para tokoh masyarakat setempat mencari gagasan untuk bisa menyelamatkan anak-anak kaum dhuafa di lingkungannya agar bisa sekolah. Minimalnya bisa mendapatkan akses pendidikan mulai usia dini.

“Akhirnya kami bermusyawarah untuk bayar sekolah PAUD-nya pakai sampah saja. Terlebih di lingkungan kami juga di RW 1 sudah ada pengelolaan sampah warga. Dan Alhamdulillah sudah berjalan hampir dua tahun,” terangnya.

Inovasi yang dikembangkan tidak hanya itu saja, di Kecamatan Indihiang, kata Riza, ada juga pengelolaan hewan ternak 3T. Yaitu Tanpa Ngarit, Tanpa Angon dan Tanpa Bau yang dikelola oleh karang taruna setempat. Sedangkan untuk ibu-ibu rumah tangga, ada inovasi Bertaburan yaitu tanam buah dan sayuran. “Sebagai aparatur sipil negara, khususnya saya ditugaskan sebagai camat memang harus memiliki berbagai inovasi sebagai bentuk pelayanan publik. Bagaimana kami bisa menyejahterakan masyarakat, kemudian bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, hingga bisa memberikan akses pelayanan yang baik, melalui berbagai inovasi,” tegasnya.

Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman sangat menyambut baik terhadap berbagai inovasi yang sudah mulai dilaksanakan oleh jajaran Pemerintah Kota Tasikmalaya. Orang nomor satu di Kota Tasikmalaya ini berharap kedepannya berbagai inovasi bisa terus ditingkatkan lagi, sehingga bisa memberikan pelayanan yang maksimal dari berbagai sektor kepada masyarakat.

“Alhamdulillah sudah banyak inovasi mudah-mudahan ke depannya akan semakin baik lagi. Salah satu contoh dari Dinas Kominfo ada sarana informasi berbasis android, meskipun Kadisnya masih Plt, tapi sudah banyak inovasi, apalagi nanti kalau sudah definitif, ya harus lebih baik lagi,” ungkapnya.

Gelar Inovasi Pelayanan Publik di Kota Tasikmalaya baru dilaksanakan di tahun 2017 ini. Kepala Bagian Organisasi Setda Kota Tasikmalaya H Deden Mulyadi SH SSos, MSi mengungkapkan baik ASN maupun OPD harus ada inovasi-inovasi dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Dengan adanya inovasi, akan sangat berpengaruh terhadap peningkatan kinerja.

“Jangan sampai pelayanan yang diberikan kepada masyarakat selama ini hanya dianggap begitu-begitu saja. Tapi harus ada sesuatu yang baru, seperti jemput bola untuk pelayanan e-KTP. Kemudian ada lagi akses berita berbasis android dari Dinas Kominfo, ini merupakan inovasi-inovasi yang memang harus terus dikembangkan,” ungkap Deden.
Lanjut Deden, semua inovasi yang dipamerkan pada Senin (18/12), semua sudah mulai diterapkan di tahun 2017. Meskipun tahun ini baru pertama kali diadakan, namun kata Deden antusias dari berbagi lembaga seperti Polres, Kantor Imigrasi serta seluruh OPD di Kota Tasikmalaya menyambutnya dengan positif. Sehingga ke depannya akan kembali diadakan dengan harapan jauh lebih baik lagi. “Target kami seluruh pelayanan publik nantinya harus bisa terintegrasi,” tandasnya.

Kepala Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur I LAN RI Hari Nugraha SE MPM menjelaskan untuk wilayah Provinsi Jawa Barat, Gelaran Inovasi Pelayanan Publik sudah dilaksanakan di beberapa kabupaten/kota, seperti Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Majalengka, Kota Depok dan Kota Tasikmalaya. Dengan adanya inovasi dari aparatur sipil negara (ASN), menurut Heri ASN tidak lagi dipandang sebelah mata. Selain itu ASN pun bisa bersaing di era global, terlebih daya saing Indonesia masih kalah oleh negara tetangga.

“Sebagai laboratirum inovasi, kami dari LAN mendorong agar daerah-daerah lain juga bisa termotivsi untuk melakukan inovasi-inovasi dalam pelayanan publik. Kami targetkan semua kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat dan Pulau Jawa serta NTB sesaui rentang jangkauan kami, bisa melakukan hal yang sama seperti di Kota Tasikmalaya ini,” ungkapnya.

LAN yang berperan sebagai laboratorium inovasi sekaligus agen inovasi akan terus mengarahkan gagasan, ide-ide yang muncul dari setiap daerah untuk bisa dikembangkan dan diterapkan dalam rangka peningkatan pelayanan publik.

“Seperti di Kota Tasikmalaya ini kita memberikan arahan format yang bakunya, ide dan gagasan tetap dari masing-masing daerah. Begitu juga dengan penilaian-penilaian, inidkatornya dari LAN, yang melaksanakan daerah dan hadiah juga dari daerah,” pungkasnya usai menghadiri Gelaran Inovasi Pelayanan Publik, kemarin. (red)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.