Beranda Insiden Geledah Kantor Fredrich, KPK Sita Dokumen Terkait Novanto

Geledah Kantor Fredrich, KPK Sita Dokumen Terkait Novanto

197
BERBAGI

JawaPos – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita 27 item dokumen saat menggeledah kantor Yunadi and Associates milik tersangka Fredrich Yunadi. Dokumen yang dibawa tersebut berisi tentang penanganan kasus korupsi e-KTP Setya Novanto dan kasus lainnya yang ditangani Fredrich.

Penggeledahan itu dilakukan menyusul Fredrich Yunadi ditetapkan tersangka KPK karena telah menghalangi penyidik untuk memeriksa terdakwa kasus korupsi e-KTP Setya Novanto.

Siapa presiden pilihan mu nanti di 2019 ?

Ketua tim kuasa hukum Fredrich Yunadi, Sapriyanto Refa mengaku keberatan atas penggeledahan yang dilakukan KPK. Sebab, terdapat sejumlah dokumen yang tidak berkaitan perkara hukum e-KTP yang menyeret Setya Novanto.

“Kami keberatan, makanya kami dikasih surat tanda terima tidak ditandatangani. Bahwa ada yang tidak ada hubungannya dengan tindak pidana yang ditangani Fredrich mengenai Pak Novanto,” ujar Refa di kantor Yunadi and Associates di Jalan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (11/1).

Refa menuturkan, dokumen yang dibawa oleh penyidik KPK meluas tak sebatas perkara Setya Novanto yang ditangani oleh fredrich. “Itu kaitannya dengan kasus lebih luas bukan hanya tindak pidana yang disangkakan Pak Fredrich terkait kasus e-KTP yang dijerat Setya Novanto,” tutur Fera.

Lebih jauh Refa menyebut, ditetapkannya Fredrich sebagai tersangka oleh KPK diluar prediksi. Meskipun sebelumnya Fredrich telah dicegah bepergian keluar negeri oleh KPK. “Iya diluar perhitungan, tapi indikasinya sudah nampak semenjak dicekal,” jelas Refa.

Sebelumnya diketahui, penggeledahan yang dilakukan di kantor Fredrich, penyidik KPK membawa barang bukti sebanyak tiga koper dan satu kardus. “Membawa 27 item yang berkaitan dengan surat kuasa. Selain itu, ada juga tiga ponsel yang dibawa penyidik KPK, itu milik karyawan,” pungkas Refa. (rdw/JPC)

loading...