Gempa Pangandaran Terasa di Tasik, 1 Rumah di Culamega Rusak

176
0

SINGAPARNA – Dampak gempa yang terjadi di Barat Daya Kabupaten Pangandaran 5,9 skala richter dengan kedalaman 10 kilometer dari dasar laut getarannya sampai ke Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (25/10).

Akibatnya satu rumah milik warga di Kampung/Desa Bojongsari Kecamatan Culamega rusak dan retak akibat gempa beberapa detik tersebut.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Tasikmalaya Nuraedidin menambahkan bahwa getaran gempa sampai terasa ke Cianjur Selatan, Garut, Tasik dan Pangandaran.

“Untuk di Kabupaten Tasikmalaya getarannya cukup terasa besar hingga beberapa detik, namun secara umum di wilayah Kabupaten Tasik tidak ada laporan kerusakan yang begitu parah, kita masih pantau,” kata Nuraedidin, kepada Radar.

Ketua Forum Komunikasi (FK) Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Tasikmalaya Jembar Adisetya mengatakan berdasarkan penelusuran di lapangan ada satu laporan kerusakan rumah warga.

“Informasi itu datang dari relawan Kampung Siaga Bencana (KSB), yang melaporkan satu rumah milik Wardi (50) di Kampung/Desa Bojongsari Kecamatan Culamega rusak dan retak,” kata Jembar, kepada Radar.

Dia menerangkan kerusakan yang dialami oleh rumah warga di Kecamatan Culamega adalah retak di beberapa titik rumah dan terkelupasnya dinding tembok rumah.

Menurut dia, karena khawatir terjadinya gempa susulan yang mengakibatkan kerusakan lebih parah dan berujung pada adanya korban jiwa, pihaknya dan relawan KSB meminta kepada penghuni rumah untuk sementara tidak tinggal di rumah.

“Kami sarankan untuk dikosongkan terlebih dahulu, dan tinggal di rumah saudara atau keluarga yang aman.
Hingga saat ini, relawan KSB sedang menyisir daerah lain,” tambah dia.

(diki setiawan)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.