Genangan Air di Kawasan SOr Dadaha Kota Tasik Bukti kurang Serius Pengelolaan

98
0
AWET. Genangan air di salah satu titik kawasan Dadaha awet karena tidak adanya saluran pembuangan, Minggu (23/2). Dadaha memerlukan pembangunan drainase.

DADAHA – Genangan air pasca hujan terlihat awet di beberapa titik jalan di kawasan Dadaha. Hal itu akibat tidak adanya drainase atau saluran air untuk pembuangan genangan.

Pemandangan genangan itu salah satunya terlihat di sekitar Taman Revolusi, Minggu (23/2) sore. Jalan yang memiliki panjang sekitar 30 meter itu, separuhnya digenangi oleh air tanpa ada saluran pembuangan.

Baca juga : Hari Ini Wakil Bupati Tasik Dipilih dengan Voting, Calonnya Deni R Sagara vs Heri Ahmadi

Hal itu dikeluhkan salah seorang pengunjung Dadaha, Rizki Mahesa (23). Dia terkena cipratan air ketika berpapasan dengan kendaraan lain di kawasan itu. Alhasil sebagian pakaiannya basah. “Papasan sama motor yang agak kencang, kan langsung nyiprat airnya,” ungkapnya kepada Radar.

Meskipun terkesan persoalan kecil, menurutnya, genangan itu harus menjadi evaluasi untuk pengelola Dadaha. Selain mengganggu pemandangan, juga mengganggu kenyamanan pengunjung yang melintas. “Mungkin ada yang mampat salurannya mampet, harus dibersihkan,” ujarnya.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Komplek Dadaha, Gumilang Herdis Kiswa mengakui bahwa kawasan itu memang tidak memiliki saluran pembuangan. Maka dari itu ketika hujan turun maka air akan tergenang cukup lama. “Memang belum ada pembuangan dari GKT sampai sekitar Taman Dadaha, jadi kalau hujan nunggu air menyerap ke tanah,” ungkapnya.

Bukan hanya di lokasi tersebut, jalan di seberang kantornya pun kerap menimbulkan genangan air cukup lama setelah hujan. Karena di titik itu pun tidak ada saluran pembuangan. Kalau pas depan kantor ada saluran, tapi di sebrangnya enggak ada,” terangnya.

Menyikapi ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), supaya ada penambahan saluran air di titik-titik tersebut.
“Nanti kita komunikasikan, mudah-mudahan bisa dibuatkan saluran pembuangan,” ujarnya. (rga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.