Gencar Sadarkan Masyarakat Tanggap Darurat Covid-19

21
0

TASIK – Dinas Kesehatan, Dinas Ko­munikasi dan Infor­matika, Asisten Kota Tasikmalaya beserta Radar Tasikmalaya kembali melakukan monev ke Lembur Madani tanggap darurat Covid-19, Selasa (24/11).

Monev kedua ini, dilaksanakan di Lembur Madani RW 11 Sumurgede Kelurahan Gunung­gede Kecamatan Kawalu dan Lembur Madani RW 07 Kelurahan Ker­sanegara Kecamatan Cibeureum.

Ke­pala Seksi Promosi dan Kesehatan Dinas Ke­sehatan Kota Tasikmalaya, Cucu Suryani mengatakan Lembur Madani yang berada di setiap kelurahan bisa ikut memberdayakan masyarakat untuk bersinergi menyosialisasikan dan mewujudkan kebijakan pemerintah dalam pencegahan Covid-19.

“Kita datang ke sini, untuk mengajak masyarakat menjaga kesehatan satu sama lainnya, agar memberikan solusi yang paling baik dalam mencegah penyebaran Covid-19,” katanya kepada Radar, kemarin (24/11).

Nantinya, kata dia, Lembur Madani yang paling tanggap darurat Covid-19 akan di apresiasi dengan kategori Lembur Madani terbaik, Posyandu terbaik, Inovasi terbaik, Media Informasi terbaik dan Penyuluh terbaik.

“Itu semua ada kaitkan dengan penanganan Covid-19. Jadi seluruh kategori yang dinilai di Lembur Madani pada bidang Ipasling, Ipasbud, dan Ipakem,” ujarnya.

Cucu pun menanggapi kinerja Lembur Madani pada saat monev kedua ini, salah satu poinnya masih perlu meningkatkan media promosi kesehatan.

“Konsep pembuatannya bisa dengan pendekatan kearifan lokal. Yang terpenting menarik masyarakat untuk membaca hingga mempraktekkan dalam kehidupan sehari-hari yaitu perilaku hidup sehat dan bersih (PHBS),” ungkapnya.

Ketua Lembur Madani RW 11 Sumurgede Kelurahan Gununggede, Entoh Kostaman menjelaskan pihaknya terus bekerjasama dengan masyarakat untuk melakukan meningkatkan derajat hidup masyarakat.

Melalui upaya pemenuhan kebutuhan dasar dan pelayanan kesehatan, kata dia, antara lain dengan Dana Sehat, Gasibu (Keluarga Aksi Seribu), Kiss ( Koin Sedekah Sukarela), Sicepot ( Saya Instruksikan Covid-19 Enyahkan Pakai Protokol Kesehatan), Gelas (Gerakan Lansia Sehat), Geddor (Gerakan Pemuda Donor Darah) dan lainnya.

“Kita terus dorong masyarakat untuk membiasakan diri menjalankan PHBS agar bisa mencegah penyebaran Covid-19,” katanya.

Camat Kawalu Rusani Jaelani meminta setelah monev peran Lembur Madani harus berkelanjutan yang berkaitan dengan peningkatan dalam pembinaan kepada masyarakat. Supaya disiplin memakai protokol kesehatan.

“Pembinaan ini harus berkelanjutan. Sehingga masyarakat ada kesadaran yang baik menjadi Lambur Madani yang bisa berdampak pada perubahan perilaku hidup bersih dan sehat,” (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.