Cile vs Peru

Gengsi Clasico Del Pacifico

9
0
Alexis Sanchez

PORTO ALEGRE – Cile akan mempertaruhkan gengsi sebagai juara bertahan Copa America melawan Peru di babak semifinal. Duel bertajuk Clasico del Pacifico ini akan digelar di Arena do Gremio, Porto Alegre, Brasil, Kamis (04/07) pukul 07.30 WIB.

Duel ini akan menjadi ulangan babak semifinal Copa America 2015 silam. Saat itu, Cile yang keluar sebagai juara berhasil mengalahkan Peru dengan skor 2-1 berkat dua gol Eduardo Vargas dan satu kartu merah pemain Peru, Carlos Zambrano.

Cile menjejakkan kaki di semifinal untuk ketiga kalinya secara beruntun usai mengalahkan Kolombia lewat babak adu penalti. La Roja-julukan Cile- mengawali turnamen dengan sempurna. Mereka sukses mengalahkan Jepang 4-0 dan Ekuador dengan skor 2-1. Namun, di laga terakhir melawan Uruguay, Cile justru kalah 0-1.

Sementara sang rival, Peru lolos ke semifinal secara dramatis setelah sukses menyingkirkan Uruguay lewat babak adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol di waktu normal. Di babak penyisihan grup, La Rojiblanca lolos ke babak perempat final hanya sebagai peringkat tiga terbaik bersama Paraguay.

“Saya hanya ingin menumbuhkan karakter tim untuk menghadapi laga sulit. Laga seperti ini membantu Anda bangkit dan mulai mencapai level Anda. Saya percaya pada kondisi semua orang yang membentuk tim ini,” terang pelatih Peru Ricardo Gareca seperti dilansir ESPN.

Secara performa, Cile di bawah arahan Reinaldo Rueda hanya menderita kalah sekali dari enam pertandingan terakhir. Alexis Sanchez dan kawan-kawan meraih tiga kemenangan, dua hasil imbang serta menelan satu kekalahan saat bentrok melawan Uruguay pada Selasa, (25/6) lalu WIB.

Mengusung pola 4-3-3, Rueda akan menempatkan trio mautnya Fuenzalida, Vargas dan Alexis Sanchez. Di Copa America tahun ini, performa Alexis Sanchez sedang moncer. Dari empat laga yang telah dilakoni, Sanchez telah mampu membukukan dua gol.

Menatap laga ini, Cile memang mengusung sebuah misi besar. Cile sangat bernafsu memenangkan pertandingan demi mempertahankan gelar juara Copa America yang telah diraihnya 2016 lalu. Misi kami sangat jelas, kami adalah juara bertahan, kata Rueda.

Kondisi sebaliknya, Peru yang dilatih Ricardo Gareca hanya meraih satu kemenangan dari enam pertandingan terakhir di fase grup kontra Bolivia (19/6). Namun yang perlu dicatat, ini adalah sukses ketiga Paolo Guerrero dan kawan-kawan ke babak semifinal dalam empat edisi terakhir Copa America.

Diprediksi, Cile akan lebih mendominasi jalannya pertandingan. Menilik catatan lima duel terakhir, La Roja sangat diunggulkan melangkah ke babak final dengan 4 kemenangan dan hanya 1 kali kalah dari Peru. Tetapi kekalahan tersebut hadir pada duel terakhir pada Oktober 2018, di mana Peru menang dengan skor telak 3-0.

Meski demikian, Peru tetap tak boleh diremehkan. Meski secara performa kurang meyakinkan, namun mereka memiliki ambisi yang juga tak kalah besar. Kemenangan atas Cile bakal membuat Peru memutus puasa lolos ke partai final dalam 44 tahun terakhir.

Sudah pasti, Peru akan mengandalkan Paolo Guerrero di depan. Meski usianya sudah tak muda lagi, tapi Paolo Guerrero tetap diandalkan sebagai juru gedor utama Peru. Sejauh ini, Paolo Guerrero telah membukukan satu gol serta satu assists dari empat laga Copa America 2019 yang dilakoninya. (wsa/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.