KPU Jabar dan KPU Tasikmalaya Genjot Partisipasi Pemilih dengan GMHP

80
0
SOSIALISASI. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat bersama KPU Kabupaten Tasikmalaya menyosialisasikan Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) untuk menggenjot peningkatan partisipasi pemilih di Pemilu 2019 Rabu (17/10).

SINGAPARNA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat bersama KPU Kabupaten Tasikmalaya menggelar sosialisasi Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) untuk menggenjot angka partisipasi pemilih pada Pileg dan Pilpres 2019, Rabu (17/10).

Komisioner KPU Provinsi Jawa Barat Divisi Hukum dan Pengawasan Reza Alwan Sofnidar SH menjelaskan gerakan ini dilakukan serentak di Indonesia. “Jadi KPU RI meminta penyelenggara di provinsi, kota/kabupaten sampai kecamatan dan desa untuk memastikan warga yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih masuk dalam daftar pemilih. Salah satunya melalui GMHP ini.

Kita juga akan siapkan posko GMHP di setiap TPS, sehingga bisa memastikan tercantum dalam daftar pemilih atau tidak,” kata Reza kepada wartawan di Kantor KPU Kabupaten Tasikmalaya, kemarin.

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Zamzam Jamaludin menilai gerakan ini sangat bagus dalam menggenjot partisipasi pemilih pada Pemilu 2019. “Partisipasi pemilih pada Pemilu 2014 mencapai 65 persen. Kali ini kami menargetkan partisipasi mencapai 80 persen,” katanya.

Untuk mewujudkan target itu, kata dia, dengan menyisir daftar pemilih untuk bisa menyalurkan hak pilihannya pada Pileg dan Pilpres 2019. Termasuk memastikan siapa saja yang masuk kepada daftar pemilih sesuai dengan syarat.

Sehingga tidak terjadi lagi adanya pemilih ganda. “Melalui GMHP, kita memiliki data pemilih akurat. Maka tentu saja partisipasi pemilih dan animo masyarakat datang ke TPS meningkat,” ungkapnya. (dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.