Gerakan Solidaritas Muslim untuk Syuhada di New Zealand

188

HZ. MUSTOFA – Aliansi Aktifis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (Almumtaz) fan ormas-ormas Islam Tasikmalaya menggelar aksi Gerakan Solidaritas Muslim Tasikmalaya untuk para Syuhada , korban Tragedi Jumat Berdarah New Zealand.

Aksi solidaritas yang diikuti ribuan orang dari berbagai ormas dari Ciamis, Banjar, Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya ini, digelar di Taman Kota Tasikmalaya, Jalan HZ Mustofa, Jumat (22/03).

Sekretaris Almumtaz, Abu Hazmi mengatakan, aksi kaum muslimin ini, sebagai bentuk solidaritas dan menyampaikan pesan kepada seluruh dunia.

“Bahwa terorisme itu bukan dari Islam. Islam yang selama ini menjadi stigma teroris oleh media barat, justru mereka sendiri yang menumbuhsuburkan dan aksi teroris,” katanya.

Abu menjelaskan bahwa orang yang melakukan aksi teror adalah orang kafir dan telah dicatat sepanjang sejarah. Kaum muslimin khususnya di Tasikmalaya harus bisa menyadari dan tidak lengah sebagaimana telah dicatat didalam Al’ Quran. “Bahwa orang kafir senantiasa tidak ridho terhadap kaum muslimin,” katanya.

Gerakan solidaritas, kata Abu, bukan kegiatan kampanye dan tidak berbau politik. “Ini murni solidaritas kita. Bahkan panitia sangat mewanti wanti adanya unsur lain. Pihak panitia sudah sepakat bahwa disini tidak ada sedikitpun unsur politik. Karena kita murni ikhlas melakukan solidaritas,” tandasnya.

Abu berpesan kepada pemerintah Indonesia untuk bisa melindungi warganya, khususnya kaum muslim yang berada di luar negeri, dan di negara yang minoritas muslim.

“Ini sebagai contoh warga kita di New Zealand meninggal akibat teror oleh orang lain. Pemerintah harus ikut serta mengawasi dan melundungi warganya,” ungkap Abu.

Koordinator aksi, Ikmal Isbalhizzaman mengatakan, penyerangan yang terjadi di New Zealand itu sebagai tindakan di luar batas dan sangat biadab.

“Pelaku datang ke tempat ibadah kaum muslimin lalu melakukan aksi penembakan. Ini sebagai bukti bentuk pelanggaran HAM berat. Dan pelaku harus dihukum seberat beratnya,” tandas Ikmal. (anshari)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.