Gerimis Belum Pulihkan Sumber Air

67
0
DISTRIBUSI. BPBD Kota Tasikmalaya bersama Pemuda Pancasila PAC Tawang menyalurkan air bersih ke RW 17 Cikalanggirang Kelurahan Kahuripan Kecamatan Tawang, Jumat (19/7). RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

TAWANG – Jumat (19/7), gerimis berjatuhan ke sebagian wilayah Kota Tasikmalaya. Namun, hujan rintik-rintik itu belum memulihkan sumber mata air masyarakat yang kekeringan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya H Ucu Anwar memprediksi Agustus mendatang menjadi puncak musim kemarau. Musim hujan yang bisa menghentikan krisis air bersih mungkin terjadi pada Oktober. “Musim hujan diprediksi masih berbulan-bulan lagi, bisa jadi akhir tahun,” ujarnya kepada Radar, Jumat (19/7).

Adapun gerimis yang terjadi beberapa hari ini kemungkinan karena kondisi iklim. Hujan rintik-rintik itu belum berpengaruh terhadap peningkatan sumber air di daerah-daerah rawan kekeringan. “Hanya melembapkan tanah saja, belum sampai memperbaiki kondisi sumber air,” tuturnya.

Sampai saat ini, BPBD masih banyak menerima permintaan bantuan air bersih. Pihaknya mendistribusikan air ke berbagai permukiman dengan menggaet agnia dan organisasi-organisasi yang peduli terhadap masyarakat. “Kemarin kami bersama lanud, sekarang bersama Pemuda Pancasila,” ujarnya.

Kemarin, BPBD bersama Pemuda Pancasila PAC Tawang melakukan distribusi ari bersih ke RW 17 Cikalanggirang Kelurahan Kahuripan Kecamatan Tawang. Distribusi juga dilakukan ke wilayah Cibeureum.

Ketua Pemuda Pancasila PAC Tawang Ipan Sambas mengatakan, pihaknya banyak mendapat keluhan dari warga terkait sulitnya air bersih. Meskipun tidak separah wilayah Tamansari, tetapi dia merasa perlu untuk membantu. “Dari Karangtaruna sudah mengajukan ke kelurahan, karena prosesnya lama jadi kita langsung bergerak dengan berkoordinasi dengan BPBD,” katanya.

Pihaknya berharap pemerintah punya solusi yang realistis guna menangani krisis air bersih ini. Karena ketersediaan air merupakan hal wajib untuk kelangsungan hidup masyarakat. “Di sini (Cikalang Girang) rata-rata airnya pakai sumur gali, sekarang kondisinya sedang kering,” katanya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.