Gerindra Beberkan Alasan Tak Akomodir Cawapres Ijtima Ulama Satu, Ternyata Demi…

5

JAKARTA – Sebagian pihak menilai Partai Gerindra tak menjalankan rekomendasi hasil Ijtimak Ulama jilid pertama. Anggapan itu ditepis oleh kubu Gerindra.

“Yang pertama saya ralat bukan tidak diikuti soal hasil Ijtimak Ulama I, kalau kita ingat Bapak Sandiaga ini adalah pemimpin gubernur muslim yang dulu pernah juga direkomendasi Ijtimak Ulama DKI,” ujar politisi Partai Gerindra Habiburokhman di sela-sela acara Ijtimak Ulama II di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Minggu (16/9).

Sehingga, sambung Habib, hal itu menunjukkan bahwa Sandi bukan orang baru bagi ulama. Komitmen dan gagasannya jelas bersikap kepada kepentingan ulama dan umat Islam.

“Nah karena adanya dinamika politik maka tidak bisa persis seperti redaksional Ijtimak Ulama I, tapi secara prinsipil kita tahu kedua sosok tersebut adalah sosok yang bisa diterima oleh ulama,” bebernya.

Sambung penasihat ACTA itu, peranan ulama yang besar bagi pembangunan NKRI sejak awal berdirinya menginginkan bangsa ini tetap kokoh persatuannya.

Rasa saling menghormati dan menghargai harus terjalin erat dalam setiap elemen bangsa serta tidak ada yang disudutkan dan dizalimi.

“Tidak ada lagi sekelompok ulama yang tersudutkan dalam konteks hukum. Ulama hanya menginginkan Indonesia yang lebih baik, perekonomian yang baik dan tentunya negara yang baik,” pungkas Habib.

(jto/rmol/pojoksatu/radartasikmalaya)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.