Geser Budaya Tutur ke Budaya Baca

9

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

PANGANDARAN – Untuk mendorong minat baca, Dinas Pepustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Pangandaran mengadakan workshop bertajuk Peran Pustakaan Bergerak dalam Memobilisasi Pengetahuan di Era Milenial.

Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia T Syamsul Bahri mengatakan tingkat keberaksaraan Indonesia saat ini sangat rendah, salah penyebabnya adalah masyarakat lebih senang berbudaya tutur (berbicara).

”Untuk menggeser budaya tutur ke budaya baca ini kita perlu tempat atau perpustakaan yang bagus,” ungkapnya kepada Radar Kamis (8/11).

Selain itu, koleksi buku yang beragam juga sangat penting untuk menumbuhkan minat baca di masyarakat.

”Untuk itu pemerintah daerah harus memiliki anggaran membeli buku, ada anggaran promosi, adakan gerakan membaca di Kabupaten Pangandaran,” ujarnya.

Lanjut dia, pemerintah daerah bisa melakukan promosi gemar membaca dengan membuka pameran buku dan penerbit dengan skala besar.

”Nantinya masyarakat akan tergerak sendiri untuk banyak membaca,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran disarankan membuat perpustakaan daerah yang menarik, nyaman dan fasilitasnya yang lengkap.

”Terutama jika dikemas dengan situasi kekinian dan disesuaikan dengan selera masyarakat sekarang,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pustakawan Indonesia ini.

Ia mengapresiasi rencana Pemkab Pangandaran yang akan membangun perpustakan daerah di tempat yang strategis.

“Saya lihat dukungan dari pemerintah dan masyarakat Pangandaran pantas diberi apresiasi, lihat saja yang sekarang hadir begitu banyak, ada yang dari komunitas baca, guru dan lain-lain. Saya kira ini merupakan awal yang baik,” tegasnya.

Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Pangandaran Sobirin menambahkan saat ini jumlah koleksi di perpustakaan daerah sudah cukup banyak, namun sampai kini mereka belum memiliki bangunan.

”Tawaran dari pusat dan provinsi untuk membangun perpus, namun kita diminta menyediakan tanah yang bersertifikat dan kita belum punya sampai saat ini,” terangnya.

Lanjut Sobirin, salah satu tugas perpustakaan adalah membuat masyarakat gemar membaca.”Upaya kita untuk meningkatkan budaya membaca sudah dilakukan dari mulai promosi, melengkapi koleksi buku, menjalankan perpus keliling dan lain-lain,” tuturnya.(den)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.