Giliran Kejagung Panggil Sejumlah Pejabat Kuningan, Ada Apa Lagi?

28
KECOLONGAN: Sejumlah awak media keluar dari kantor Kejari Kuningan dengan wajah kecewa lantaran kecolongan tidak bisa mengkonfirmasi pihak Kejagung yang keburu keluar usai memanggil sejumlah pejabat, kemarin.

KUNINGAN – Kuningan kembali dihebohkan dengan dipanggilnya sejumlah pejabat oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), Selasa (27/11).

Padahal beberapa hari ke belakang, baru lepas dari isu-isu miring terkait kedatangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Kuningan yang nyatanya hanya sosialisasi ke aparatur sipil negara (ASN).

Isu kedatangan tim dari Kejagung RI ke Kuningan menyebar sejak pagi Selasa (27/11) kemarin. Bahkan sempat muncul kabar akan ada penggeledahan di salah satu SKPD oleh tim dari Kejagung.

Namun isu itu tidak terbukti karena di dinas tersebut tak ada tanda-tanda kegiatan penggeledahan sebagaimana ramai diisukan.

Sejumlah wartawan pun sejak pagi berada di salah satu SKPD. Akhirnya menjelang siang hari bergeser ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuningan di Jalan Aruji Kartawinata, mengingat tim dari Kejagung justru memanggil sejumlah pejabat terkait ke kantor Kejari, tepatnya di lantai 2.

Lagi-lagi wartawan kehilangan jejak lantaran keberadaan Kejagung di kantor Kajari tidak lama melakukan pemanggilan.

Saat sejumlah awak media berdatangan ke kantor Kajari, menuju halaman belakang, pihak Kejagung bersama sejumlah pejabat yang dipanggil keluar dari halaman depan.

Tak banyak keterangan yang diperoleh media. Bahkan Kepala Kejari Kuningan Adhyaksa Darma Yuliano, enggan memberikan keterangan lantaran bukan wewenangnya. Kendati demikian ia membenarkan adanya pihak Kejagung datang ke Kejari.

“Mohon maaf, saya tidak bisa berkomentar, itu bukan kewenangan saya,” singkat Kajari kepada sejumlah media.

Radar Kuningan pun kemudian menghubungi Kabid Bina Marga DPUPR Kuningan Apep Kusmara untuk mengonfirmasikan kebenaran Apep bersama beberapa pejabat lainnya dipanggil Kejagung.

Walaupun singkat, ia membantah telah dipanggil pihak Kejagung di kantor Kajari Kuningan. Karena menurutnya itu hanya bentuk silaturahmi.

“Ah nggak. Nggak ada (pemanggilan, red). Hanya silaturahmi saja, (Kejagung, red) hanya klarifikasi saja, gak ada, gak ada apa-apa. Tadi saya di atas (lantai 2 Kejari, red), gak ada apa-apa. Tadi saya dengan Teddy, ada 4 orang,” terang Apep.

Saat berada di wilayah Kantor Kejari, sejumlah media mencoba mengorek keterangan dari berbagai pihak, sayangnya tak satu pun bersedia memberikan keterangan.

Radar Kuningan pun mencoba menghubungi Plt Kadis PUPR, Ridwan Setiawan, namun mantan Sekretaris DPRD Kuningan itu mengaku tidak tahu ada Kejagung ke Kuningan lantaran sedang berada di Jogjakarta.

“Saya gak tahu (ada Kejagung ke Kuningan, red), saya lagi di Jogja,” ucap Wawan singkat. (muh)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.