GMBI Ciamis Minta Batalkan RUU HIP

168
0

CIAMIS – Ratusan massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya  Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Kabupaten Ciamis, meminta pencabutan dan pembatalan RUU HIP.

Hal tersebut terungkap dalam unjuk rasa di depan Gedung DPRD Ciamis, Selasa (30/6) sekitar pukul 09.00.

Ketua  Distrik DPD LSM GMBI   Kabupaten Ciamis, Robi Tamzi mengatakan, dalam aksi ini pihaknya menurunkan 100 anggota, tidak lain menyampaikan beberapa tuntutan.

Sebawai warga Ciamis, pihaknya datang ke DPRD Ciamis, agar perwakilan rakyat itu menyampaikan aspirasi penolakan RUU HIP.

“Makanya kalau RUU HIP tersebut tetap dugulirkan, sebagai anak bangsa, kami akan berjuang kami akan lawan sebagai bukti bela negara,” ujarnya.

Kata dia, aksi  akan terus dilakukan sebelum RUU HIP itu dihentikan dan tidak ada pembahasan.

“Kami meminta kepada warga Ciamis, untuk bersama-sama membuat rekomendasi kepada DPR-RI untuk dihentikan RUU HIP serta pembahasanya,” tegasnya.

Robi menambahkan, pihaknya  menyatakan sikap dalam bentuk lima tuntutan. Yakni menolak RUU HIP, hentikan proses legislasi RUU HIP, ketiga cabut dari Proglegnas RUU HIP

“Keempat, kepada komponen anak bangsa yang setia kepada NKRI setia bela negara pancasila untuk merapatkan barisan satukan pandangan, sekali melangkah kedepan pantang untuk mundur, rakyat bersatu
tidak bisa dikalahkan, agar tetap waspada dan selalu siaga terhadap ancaman pada NKRI dan Pancasila,” paparnya.

“Kita jaga NKRI dan Pancasila dari upaya dari kelompok tertentu yang mempunyai kepentingan untuk mengotak atik Pancasila,” sambungnya.

Kelima, pihaknya meminta kepada DPRD Kabupaten Ciamis sebagai warga masyarakat Kabupaten representatif Ciamis untuk menolak RUU HIP serta membuat berita acara menyampaikan aspirasi LSM GMBI Kabupaten Ciamis kepada DPR-RI.

“Kami akan melakukan aksi terus menerus bila RUU HIP tetap dibahas,” ancamnya.

Ditambahkan Ketua Komosi A DPRD Ciamis dari Fraksi PKS Ade Amran, pihaknya menyambut baik LSM GMBI  dalam menyikapi pembahasan  RUU HIP.

Ini menunjukkan bahwa GMBI adalah satu komponen bangsa  yang hatinya hidup. Yang melihat bahwa Pancasila  disepakati sudah final tidak  bisa dioatak-atik lagi.

“Makanya kami  menyambut aspirasi teman-teman serta kita sepakat Pancasila tidak bisa otak atik. Pancasila merupakan pedoman bagi bangsa ini,”  ungkapnya.

(iman s rahman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.