Godok Lokasi Larangan Merokok

PEMBAHASAN. Pansus Raperda KTR membahas rancangan regulasi KTR di Ruang Badan Anggaran DPRD Kota Tasikmalaya bersama stakeholder terkait, Senin (27/8).

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

INDIHIANG – Ekskutif dan legislatif Kota Tasikmalaya terus menggodok formulasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Senin (27/8), Pansus Raperda KTR membahas lokasi-lokasi yang bebas asap rokok bersama stakeholders.

“Perlu kerja bersama dalam perancangan perda ini. Meski memang Raperda KTR adalah usul prakarsa DPRD,” ungkap Ketua Pansus Raperda KTR H Tatang Mutiara dalam rapat pembahasan di ruang badan anggaran.

Pihaknya membutuhkan masukan dan referensi dalam merancang aturan yang sempat tertunda sekitar dua tahunan itu. “Jangan sampai perda dibuat tetapi tetap ada yang merokok di kawasan yang tidak dibolehkan,” tuturnya.

Kepala Bagian Perundang-undangan Setda Kota Tasikmalaya Hanafi menyatakan pada prinsipnya selain untuk meningkatkan derajat kesehatan, Raperda KTR disusun guna memberi pemahaman dan pengetahuan tentang pentingnya kualitas udara bersih dan sehat serta terbebas dari asap rokok. “Kemudian meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menghilangkan dan atau meminimalisir kebiasaan merokok,” jelasnya. (igi)

loading...