Gojek Berikan Kemudahan Hidup

90
0
Istimewa UPACARA. Pengemudi Gojek menggelar upacara HUT RI ke-74 di Bandung.

BANDUNG – Chairul (45), salah satu pengemudi ojek online di Bandung mengaku bangga bisa menjadi bagian dari Gojek. Chairul mengatakan akan terus berjuang untuk Gojek meski banyak aplikator menawarkan janji-janji pemasukan lain.

“Bangga dalam artian bisa merasakan nasionalisme atau solidaritas, kita punya label bendera merah putih dan ini yang membuat saya sangat bangga sekali. Ke depan saya akan fight ke Gojek. Tidak akan pindah haluan walaupun masukan dari aplikator lain menawarkan kepada saya, saya tetap berjuang untuk Gojek,” katanya, Selasa (20/8).

Semenjak bergabung pada 2015, Chairul menyebutkan Gojek membawa perubahan yang signifikan bagi dia dan keluarganya. Gojek juga dinilai Chairul memberikan banyak pengalaman. “Sampai hari ini masih diberi kesempatan sama Gojek untuk mencari nafkah. Saya sangat bangga menjadi bagian dari Gojek. Gojek sangat berperan memberikan kontribusi baik untuk mitra driver-nya dan secara global keluarga dan kebutuhan hidup,” katanya.

Menjadi mitra pengemudi ojek online tentu tidak selamanya berjalan lancar. Chairul tak menampik jika selama bekerja mengalami trouble atau masalah dengan aplikasi. Kata Chairul, wajar jika sewaktu-waktu mengalami gangguan pada sistem. Apalagi, jumlah mitra pengemudi semakin hari semakin bertambah. Begitu pula dengan penggunanya.

Menurutnya, semakin bertambahnya mitra-mitra Gojeknya semenjak 2015 sampai 2019 ini otomatis secara sistem akan mengalami perbaikan-perbaikan karena mitra terus bertambah. Selain itu ada penambahan-penambahan layanan juga untuk keamanan dan kenyamanan pelanggan. ”Tapi Alhamdulillah selama ini tidak jadi sangat berarti meski ada error atau kesalahan sistem Gojek dengan cepat melalui pesan aplikasi mengonfirmasi, dan driver memaklumi,” ujarnya.

“Semakin ke sini kalau ada trouble ada error Gojek semakin cepat merespons. Bisa melalui call center bahkan sekarang udah ada tombol bantuan jika di jalan terjadi sesuatu. Gojek juga merespons masukan-masukan dari driver dan customer. Ini sangat terasa sekali kalau Gojek selalu melakukan inovasi-inovasi,” jelasnya.

Hal tersebut berbanding lurus dengan hasil riset yang dikeluarkan oleh Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI). Berdasar pengukuran kepuasan hidup mitra yang menggunakan instrumen The Satisfaction with Life Scale (SWL) dari Pavot dan Diener (2013)1, skor rata-rata kebahagian mitra yang ditemukan pada penelitian ini adalah 24,3 dari skala maksimal 35. Artinya, secara umum mitra Gojek tergolong cukup puas dengan hidupnya yang menjadi lebih baik dan merasa bahagia.

Peneliti LD FEB UI Bagus Takwin memaparkan mitra memaknai pekerjaan mereka lebih dari sekadar menghasilkan uang untuk memenuhi kepentingan sendiri. Keadaan mitra Gojek yang bahagia bisa membuat mereka tetap semangat memperbaiki hidup sehingga bisa naik tangga kelas ekonomi dan sosial. (rls/ji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.