Golden Boy, Juventus akan memiliki benteng

31
0
DE LIGT

TURIN – Juventus akan memiliki benteng tangguh musim depan setelah Matthijs de Ligt dipastikan berlabuh di Turin. Kehadiran peraih gelar Golden Boy 2018 itu membuat Si Nyonya Tua kembali punya trio pertahanan hebat.

Raksasa Italia itu sebelumnya pernah memiliki tiga bek yang sangat disegani yakni Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini. Selama bertahun-tahun, trio bernama BBC ini menjadi kombinasi pertahanan terbaik di Eropa.

Dengan bergabungnya De Ligt, maka Bianconeri kini memiliki trio baru di lini belakang; BCD (Bonucci, Chiellini dan De Ligt). Melihat sepak terjang De Ligt dalam satu tahun terakhir, BCD diyakini akan lebih menakutkan bagi penyerang mana pun.

Sebagai peraih gelar Golden Boy, bek berusia 19 tahun tersebut diakui sebagai talenta muda terbaik Eropa. Itu sudah dibuktikannya di Ajax. Musim lalu, meski masih berusia remaja ia memimpin Ajax ke babak semifinal Liga Champions dan meloloskan timnas Belanda ke final UEFA Nations League.

Eks kapten Ajax itu paripurna sebagai seorang palang pintu. Selain dikenal karena tekelnya yang bersih, postur tinggi, kuat dalam duel dan cepat, ia juga akurat dalam memberi bola pada rekannya.

Postur 189 cm adalah senjata mematikan yang membuat De Ligt sangat disegani. Bersama Ajax dan timnas Belanda, ia menjadi ancaman utama dalam situasi bola mati. Sementara kekuatan yang ia miliki membuatnya sangat tangguh dalam perebutan bola, terutama duel udara.

Mantan bek Liverpool dan Inggris, Jamie Carragher menyebut De Ligt adalah pemain dengan ”atribut fisik” dan kualitas kepemimpinan luar biasa. Carragher mengatakan bahwa De Ligt bermain seolah berusia 24 atau 25 tahun yang menunjukkan kedewasaan dan kekuatannya.

Agen De Ligt, Mino Raiola mengatakan Juventus merupakan pilihan terbaik untuk mengembangkan bakat luar biasa kliennya. Karena, menurutnya, selalu bagus untuk bermain bersama juara dan pemain hebat seperti Bonucci.

”Juve adalah tim terbaik untuknya. Penting bagi bek untuk datang ke Italia. Dia bisa belajar menjadi yang terbaik dunia di sini. Langkah ini diperlukan untuk kariernya. Tentu saja, dia adalah bek muda terbaik. Setelah itu, dia hanya perlu sedikit waktu untuk menunjukkan bahwa dia yang terbaik di level yang berbeda, kata Raiola di Football Italia.

Sebelum memilih ke Juventus, De Ligt sempat diburu Barcelona, Manchester United dan Paris Saint Germain (PSG). Namun, Juve memenangkan pertarungan setelah membayar 75 juta euro (Rp 1,2 triliun). Keputusan untuk bergabung dengan Juve dipertimbangkan. “Itu tidak dibuat hanya dalam sehari. Itu adalah proses yang panjang,” ujar Raiola.

De Ligt tiba kemarin malam di Turin dengan pesawat jet pribadi dan sorenya menjalani tes medis di J Medical. Dalam wa­wancara per­tamanya, De Ligt yang dikontrak lima tahun dengan bayaran 7,5 juta euro (Rp118 miliar) per musim plus bonus 4,5 juta euro (Rp70 miliar) mengaku sangat senang. “Ha­lo Bianconeri. Ini Matthijs. Aku benar-benar senang berada di sini,” katanya. (amr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.