Pembuat Akun dan Pelaku Harus Ditindak

Grup Facebook Gay Menjijikkan

97

TAROGONG KIDUL – Warga Garut kini resah. Itu setelah ditemukannya akun Grup Facebook bernama Kumpulan Barudak Gay SMP/SMA Garut. Kuat dugaan, anggota grup di media sosial itu adalah anak-anak seusia sekolah tingkat pertama dan sekolah tingkat menengah atas.

“Lihat chat anggota di grup itu, saya jijik sekali. Mereka bebas cari pasangan sesama lelaki dan tidak malu lagi,” terang “Lihat chat anghota di grup itu, saya jijik sekali. Mereka bebas cari pasangan sesama lelaki dan tidak malu lagi,” terang Rini Sumarni (37) seorang ibu dari Kecamatan Garut Kota Minggu (7/10).

Agus Somantri (50) warga Kecamatan Tarogong Kidul mengatakan keberadaan grup Facebook gay Garut sudah lama. Tetapi tidak ada penindakan tegas dari pemerintah.
“Sekarang pemerintah harus gerak cepat. Kalau dibiarkan anggotanya akan bertambah banyak. Karena lelaki atau wanita normal malah jadi gay dan lesbian karena pergaulannya,” kritiknya.

“Jangan dibiarkan masalah ini. Nanti bisa jadi penyakit. Hubungan sesama jenis juga bisa menyebabkan HIV,” ujarnya.

Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Rahayu mengaku terkejut setelah mendapat kabar adanya grup penyuka sesama jenis. Kabar tersebut didapat Rahayu di grup Whatsapp MGMP.

“Banyak juga di grup-grup chat lain yang menyebarkan informasi ini. Kami sebagai guru sangat khawatir ada siswa kami yang masuk ke dalam grup itu,” cemasnya.

Menurut dia, ada tiga grup penyuka sesama jenis yang beredar. Pertama yang dikhususkan untuk anak sekolah. Sedangkan dua grup lain untuk beberapa wilayah kecamatan.

Dia mengaku akan segera melaporkan adanya grup tersebut ke Polres Garut. Tindakan hukum harus diberikan kepada pembuat grup dan para pelaku.

“Biasanya mereka yang jadi penyuka sesama jenis ini karena faktor lingkungan. Ditambah kurangnya kasih sayang dari keluarga,” paparnya.

Berdasarkan pantauan Rakyat Garut, aktivitas grup Facebook gay di Kabupaten Garut hingga Minggu siang (7/10) masih aktif. Bahkan beberapa anggota grup sudah mengetahui jika informasi grup gay sudah menyebar ke publik.

Sejumlah anggota grup tersebut meminta admin untuk membuat grup secara tertutup. Mereka merasa kegiatannya selama ini sudah terpantau.

“Iya grup ini (grup gay SMP/SMA Garut, Red) udah kesebar juga di grup alumni smk aku. Aku diem aja gak ngomen-ngomen da sieun (takut). izin leave (keluar grup),” tulis salah seorang anggota grup tersebut. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.