Gugatan Sengketa Pilbup Tasik Dilanjut ke PTUN Jakarta

98
0
Loading...

BANDUNG – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung memutuskan agar penggugat, yakni Forum Komunikasi Masyarakat Tasikmalaya (FKMT) Dani Safari Effendi mencabut gugatan terhadap KPU dan Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya terkait sengketa Pilkada. Hal itu disampaikan dalam sidang di PTUN, Bandung.

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Zamzam Zamaludin SP menjelaskan hasil dari persidangan sengketa Pilkada di PTUN Bandung, yakni Ketua Pengadilan PTUN H Andri Mosepa SH, MH memutuskan bahwa PTUN Bandung tidak mempunyai kewenangan dalam sengketa Pilkada.

“PTUN Bandung hanya menangani terkait administrasi Pemilu seperti DCT Pilpres dan Pileg sesuai daerahnya. Atas dasar tersebut ketua pengadilan menyarankan penggugat untuk mencabut gugatan atau diskor,” terang Zamzam.

Menurut dia, para penggugat pun mencabut gugatan dari PTUN Bandung.

Baca juga : Lagu “Polisi Sae Pisan” Bikin Polresta Tasik Terima Promoter Reward dari Lemkapi

Loading...

“Intinya kami sudah menghadiri sidang gugatan di PTUN Bandung. Dimana sidang ini dilaksanakan sebagai panggilan dari PTUN dalam sidang gugatan terkait penetapan pasangan calon yang dilakukan gugatan oleh FKMT,” terang dia.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Divisi Hukum Humas Data dan Informasi Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Mohammad Abduh menambahkan dari hasil persidangan di PTUN Bandung, pihak penggugat ditolak gugatannya oleh majelis hakim.

“Dikarenakan dalam pengajuan gugatannya, pihak PTUN Bandung tidak menerima gugatan yang terkait dengan Pilkada. Akan tetapi PTUN hanya menerima gugatan berupa Daftar Calon Tetap (DCT) Legislatif atau Pileg atau DPRD tingkat satu atau dua,” ungkap dia.

Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Tasikmalaya (FKMT) Dani Safari Effendi SH mengaku gugatan sengketa Pilkada Tasik dicabut di PTUN Bandung.

“Kita cabut gugatan sengketa Pilkada per tanggal 17 Desember 2020 di PTUN Bandung. Kemudian atas dasar petunjuk hakim PTUN Bandung, gugatan sengketa Pilkada bisa dilaksanakan dan didaftarkan di PTUN Jakarta. Maka hari ini (kemarin, Red) pun langsung kita daftarkan lagi di PTUN Jakarta. Jadi hanya salah tempat saja gugatannya,” ungkap dia.

Maka, tambah dia, perkara sengketa Pilkada Tasik belum ada penetapan dari Pengadilan. Artinya tidak ada putusan apapun. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.