Guru Honorer Kini Bisa Bernafas Lega

216
0
Istimewa RAPAT KOORDINASI. Komisi II DPR RI melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan KemenPAN-RB RI Selasa (22/1).

JAKARTA – Pemerintah segera membuka 150 ribu kursi bagi rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) tahun ini. Para tenaga honorer menjadi prioritas dalam rekrutmen yang dibuat dua kali seleksi tersebut.

Rencana rekrutmen ini diungkapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafrudin dakam rapat bersama Komisi II DPR RI Selasa (22/1). Selain guru, formasi P3K juga mengutamakan dua bidang lainya, yakni kesehatan, dan penyuluhan pertanian.

“Untuk seleksi tahap pertama sudah jalan, tapi yang seleksi kedua kita buka sekitar April atau Mei depan, kita belum bisa memberikan tanggal pastinya. Kuotanya 75 ribu. Jadi besok saya terbang ke Batam, ada rapat bersama seluruh pemda di sana, kita bahas kesiapan anggaran untuk gaji P3K juga,” terangnya.

Syafrudin mengatakan rapat bersama pemerintah daerah ini perlu karena bergantung pada kekuatan keuangan daerah. “Rapatnya langsung pada inti kesanggupan daerah merekrut P3K. Lalu syarat formal yang lain, seperti pada bidang pendidikan, sebelumnya guru honorer yang usianya lebih dari 35 tahun tahun lalu tidak bisa melamar padahal dia berpengalaman dan itu kan butuh pembahasan detil,” terangnya.

Syafrudin mengatakan bobot tes rekrutmen P3K tidak terlampau berat, berbeda dengan rekrutmen CPNS. Ini dilakukan karena agar para guru honorer yang usianya lebih dari 35 tahun bisa lebih siap menghadapi tes rekrutmen PPPK.

Dari rapat tersebut, terbersit angka jumlah guru honorer yang akan masuk formasi mencapai 71 ribuan. Mereka adalah guru honorer memenuhi kriteria ijazah minimal sarjana atau D-IV. Ditambah lagi, pengalaman dan pengabdian mereka sebagai tenaga pendidik di sekolah.

“Rencananya kita bisa merekrut 50 ribu P3K, Sisanya sekitar 21 ribu orang menyusul untuk direkrut menjadi P3K. Kita berharap kesejahteraan para guru honorer dan profesi lainnya bisa meningkat,” terangnya.

Syafruddin menambahkan tahun ini pemerintah kembali membuka lowongan CPNS baru sebanyak 100 ribu kursi. Formasi akan diumumkan pada Juni atau Juli.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera mengatakan DPR telah mendorong Kemenpan RB untuk segera mengisi 59.458 formasi yang belum terisi agar penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan kepada masyarakat bisa optimal.

Politikus asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan, kuota 150 ribu terbilang kurang, mengingat masih banyaknya jumlah guru honorer yang berada di pelosok daerah belum terdata dengan baik. Meski demikian, Mardani menyambut baik P3K sebagai solusi mengatasi persoalan hambatan usia para honorer menjadi CPNS.

“Ini masih menjadi pekerjaan rumah kita bersama, tapi kita juga menginginkan tenaga honorer yang akan diangkat harus menjaga kualitas seperti mengikuti tes layaknya CPNS, meski standarnya tidak sama seperti CPNS,” tandasnya. (fin/tgr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.