Guru Madrasah Dapat Bantuan dari ACT

126
0
DIBERI BANTUAN. Para guru madrasah di Desa Cikapinis Kecamatan Karangnunggal diberikan bantuan oleh ACT Cabang Tasikmalaya kemarin
DIBERI BANTUAN. Para guru madrasah di Desa Cikapinis Kecamatan Karangnunggal diberikan bantuan oleh ACT Cabang Tasikmalaya kemarin

KARANGNUNGGAL – Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Tasikmalaya menyalurkan bantuan biaya hidup bagi 90 guru di wilayah Tasikmalaya Selatan Sabtu (4/1).

Bantuan tersebut merupakan program Sahabat Guru Indonesia (SGI). Penyerahan bantuan dilaksanakan di Madrasah Al-Ikhlas di Kampung Cikawung Desa Cikapinis Kecamatan Karangnunggal kabupaten Tasikmalaya.

Kepala Cabang ACT Tasikmalaya Taufik Perdana mengungkapkan, program SGI atau bantuan biaya hidup bagi 90 penerima manfaat ini merupakan gabungan dari guru di Kabupaten Tasikmalaya.

“Memiliki kriteria yang memenuhi sebagai guru honorer yang sudah mengabdi belasan bahkan puluhan tahun. Santunan yang diberikan kepada 90 guru ini sebesar Rp 500 ribu per orang yang diberikan langsung,” terang Taufik, kepada Radar, kemarin.

Menurut Taufik, program SGI merupakan bentuk apresiasi dari ACT Tasikmalaya terhadap para guru ACT. Khususnya para guru yang tetap semangat dan ikhlas mengabdi di tengah keterbatasannya.

“Seperti kita ketahui saat ini masih banyak guru yang belum mendapatkan perhatian terkait kesejahteraannya, oleh karena kita ACT mengajak semua pihak untuk peduli dan bergerak bersama untuk memperhatikan para guru tersebut,” kata dia.

Taufik menambahkan, atas jasa para guru honorer inilah kelak akan lahir dan tumbuh anak-anak yang saleh dan cerdas. Anak-anak tersebut akan menjadi tumpuan masa depan bangsa.

“Alhamdulillah hari ini (kemarin) di awal tahun, telah dilakukan penyerahan bantuan program SGI ke-90 orang guru madrasah diniyah yang berasal dari wilayah Tasikmalaya Selatan,” tambah dia.

Para penerima bantuan merupakan guru madrasah dari Kecamatan Cikatomas, Karangnunggal, Cikalong, Manonjaya, Cibalong, Bantarkalong, Culamega dan lainnya.

“Semoga bantuan ini menjadi hadiah kecil yang bermakna bagi para guru sehingga mereka tambah semangat untuk tetap mendidik anak-anak kita,” ungkap Taufik.

Salah satu guru madrasah di Desa Cikapinis Kecamatan Karangnunggal Zaenal Arifin (54) mengaku bahagia mendapatkan bantuan biaya hidup. Ia yang sudah mengabdi sebagai seorang guru selama 31 tahun.

“Alhamdulillah terharu dan bersyukur kepada Allah SWT, lewat ACT dapat bantuan, bahagia walaupun tidak besar, untuk saya sendiri, terima kasih ACT, mudah-mudahan berkah dan programnya terus berlanjut,” ungkap Zaenal. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.