Guru & Siswa Positif Covid-19, Belajar Tatap Muka di Pangandaran Batal

45
0
SEKOLAH. Siswa SD usai mengikuti KBM tatap muka beberapa waktu lalu. Saat ini Disdik akan melakukan konsultasi terkait pembelajaran tatap muka. Deni Nurdiansah / Radartasikmalaya
SEKOLAH. Siswa SD usai mengikuti KBM tatap muka beberapa waktu lalu. Saat ini Disdik akan melakukan konsultasi terkait pembelajaran tatap muka. Deni Nurdiansah / Radartasikmalaya

PANGANDARAN– Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran masih menimbang kapan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka akan dilakukan. Pasalnya hasil swabtest yang dilakukan beberapa waktu lalu ada satu orang guru dan murid yang positif Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pangandaran Surman mengatakan dalamsurat edaran tentang pelaksanaan pembelajaran jenjang PAUD, SD, SMP dan Pendidikan Kesetaraan pada semester genap tahun ajaran 2020/2021, menyatakan bahwa semester genap dimulai pada tanggal 11 Januari 2021. Akan tetapi pelaksanaan proses belajar tatap muka belum diputuskan.

”Jadi saya mau berkonsultasi dulu kepada bupati, apakah bisa dilaksanakan pembelajaran tatap muka atau tidak, menimbang adanya satu orang guru dan murid positif,” jelasnya kepada Radar, Jumat (8/1).

Baca juga : 11 Januari Belajar Tatap Muka di Pangandaran Dimulai Serentak

Dirinya mendorong kepada semua kepala sekolah dan orang tua murid untuk mempersiapkan terlebih dahulu soal protokol kesehatan, sebelum adanya keputusan jadi tidaknya KBM tatap muka.

”Mudah-mudahah hari besok (hari ini,Red) sudah ada keputusan dari pak bupati jadi tidaknya KBM tatap muka,” jelasnya.

Jika nantinya tidak ada izin KBM tatap muka, maka pembelajaran jarak jauh ( PJJ) akan diterapkan. ”Secara daring atau modul,” ungkapnya.

Selama PJJ, guru diimbau meminimalisir kegiatan berkumpul di sekolah. ”Termasuk tidak mengumpulkan siswa di sekolah dalam bentuk kegiatan apapun,” terangnya.

Piket sekolah dilaksanakan setiap hari dengan tetap menjaga protokol kesehatan. ”Kepala sekolah melengkapi sarana penunjang protokol kesehatan,” ungkapnya.

Surman mengatakan KBM tatap muka sebelumnya juga sudah dilakukan, namun disesuakan dengan kondisi penyebaran kasus Covid-19 di masing-masing wilayah. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.