H-4, Pemudik Meningkat 39 Persen

26
0

MAJALENGKA – Pemudik yang‎ melintas ke jalur trans Jawa Cipali meningkat hingga 38 persen dari hari kemarin. Hal itu terlihat pada shift I, Sabtu, 1 Juni 2019 mulai pukul 06.00 – 14.00 jumlah kendaraan yang melintas jalur tol termasuk di GT Palimanan ke arah Jawa tercatat sebanyak 36.547 unit kendaraan atau rata-rata 4.568 kdr/jam), atau ada peningkatan sebesar 38,67%.

Sementara jika dibandingkan dengan shift yang sama pada Jumat, 31 Mei 2019, jumlah kendaraan mencapai sebanyak 22.416 kendaraan (rata-rata 2.802 kdr/jam).

Hal ini ditegaskan GMO PT. LMS, Suyitno mengatakan sementara tidak ada kendaraan yang menuju Jakarta karena pemberlakukan sistem One Way yang dimulai mulai pukul 06.00 pagi tadi hingga pukul 19.00 malam nanti.

Seperti diketahui, sejak Kamis 30 Mei 2019 pukul 08.00 WIB, sudah mulai diberlakukan arus lalin One Way yang dimulai dari KM 70 sampai dengan KM 263.

“Pada Sabtu, 1 Juni 2019, merupakan hari ketiga pemberlakuan One Way dengan periode jam yang sama. Penormalan akan diberlakukan kembali pada pukul 19.00 WIB sesuai dengan diskresi Kakorlantas,” ungkapnya, dalam keterangan tertulis‎, Sabtu (1/6/2019).

Suyitno menambahkan ‎secara komulatif total lalin kedua arah ada kenaikan sebesar 5,98% dari tahun sebelumnya, dari 365.667 kendaraan pada 2018 menjadi 387.529 di 2019. Karena padatnya lalin, maka semua gardu yang ada di GT Palimanan dibuka.

“Diharapkan pemudik bijak menggunakan rest area, jangan parkir di bahu jalan. Apabila Rest Area penuh pemudik dapat keluar terlebih dahulu di gardu terdekat untuk beristirahat, mengisi BBM, top up UE atau wisata di sekitar Cipali dan masuk lagi GT berikutnya. Karena tol Cipali menggunakan tarif Rp.876/km,” ungkapnya.

LMS juga menambah fasilitas parkir di hampir semua rest area. Untuk fasilitas Rest Area, LMS telah merenovasi toilet di RSA type B (Km 86 A–B, Km 130 A-B), portable toilet permanen (A&B) sebanyak 26 unit khusus untuk wanita serta penambahan 4 unit toilet khusus pengemudi, serta Penyediaan BBM dengan 2 unit dispenser (Pertamax & Solar Dex) di RSA tipe B.

“LMS juga menyediakan pos kesehatan di setiap RSA tipe A maupun tipe B, serta di GT Cikedung bagian selatan atau samping juga terdapat tenda pos kesehatan Puskesmas Terisi. Semua fasilitas toilet, kesehatan, dan mobil derek disediakan dengan gratis,” ungkapnya.

‎LMS juga mengingatkan pemudik bahwa pada saat One Way dimohon kendaraan tetap pada jalurnya, serta tidak melakukan crossing median karena membahayakan pengendara lainnya, serta tetap menjaga batas kecepatan maksimal 100 km/jam. Selain itu, agar pengguna jalan/ pemudik bisa menyesuaikan waktu awal atau akhir pelaksanaannya.

“Pemudik dimohon jangan menunggu di bahu jalan dan melakukan penyeberangan jalur di luar lokasi yang ditentukan. Demikian juga pada akhir One Way, agar segera menyesuaikan jalurnya kembali.  Kepada pengguna rest area di jalur B agar segera menyesuaikan, karena ada beberapa pengguna jalan yang terjebak di rest area saat pemulihan One Way dilakukan,” tandasnya.

Pemudik dihimbau melakukan transaksi di GT Palimanan, dan gunakan 1 kartu UE untuk 1 kendaraan. Pastikan saldo cukup, Pastikan masuk – keluar tapping dengan kartu UE yang sama. Minimal saldo UE adalah Rp. 150.000.

“Kami juga menghimbau para pemudik untuk mengatur waktu perjalanannya dengan memantau lalu lintas di rute yang akan dilalui, agar tidak terjebak kemacetan. Pemudik juga diharapkan menggunakan Rest Area maksimal 1 jam,” pungkasnya. ‎(ian/pojokjabar) 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.