H+4 PSBB Kota Cirebon, Pedagang Protes: Bapak Digaji Tiap Bulan, Kami Tiap Hari Harus Nyari..

876
2
Pedagang Pusat Grosir Cirebon (PGC) tampak melancarkan aksi protes kepada petugas terkait penutupan toko nonprioritas karena PSBB, Sabtu (9/5). Foto: Dedi Haryadi/radarcirebon.com

CIREBON – Hari keempat (H+4) pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Cirebon, petugas gabungan dari Kepolisian, TNI, Dishub, Damkar, dan Satpol PP melakukan monitoring terhadap toko atau tempat usaha yang masih buka, Sabtu (9/5).

Namun, agenda tersebut disambut dengan aksi protes dari sejumlah pedagang yang tempat usahanya ditutup.

“Sudah dua minggu ini toko kami ditutup, nggak tahu sampai kapan. Kami bingung mau kasih makan keluarga. Bapak enak dapat gaji bulanan, kami cari uang untuk makan sehari-hari aja susah,” keluh Nur Anindiyah salah satu pedagang pakaian muslimah di PGC.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Cirebon, Andi Armawan meminta para pedagang yang merasa keberatan dengan kebijak aturan PSBB diminta untuk berdialog.

“Saya juga sama merasakan yang dialami bapak-ibu semua (pedagang, red). Saya minta setelah ini bapak dan ibu berdialog dengan kami,” katanya.


Pantauan radarcirebon.com, dalam kegiatan pelaksanaan pemantauan kepatuhan PSBB tersebut melibatkan ratusan personel dengan menyisir Jalan Siliwangi, Karanggetas, Pasuketan dan Jalan Pekiringan.

Semua toko nonprioritas yang masih memaksakan diri buka langsung dipaksa tutup oleh petugas.

(rdh)

2 KOMENTAR

  1. Betul bos,pejabat,asn,pada di gaji,mau tidur juga di gaji,coba kami kalau gak nyari siapa yang akan memberi,mening di lock down aja menghilangkan ketimpangan,siapa yang gak mau tinggal di rumah kalau serba ada,beri kami jangan giliran hutang pajak tetap kami bayar,di tanah sendiri juga kami bayar ke pemerintah,apa yang kami punya,

  2. Pikirkan. Jangan hanya membuat peraturan tanpan solusi. Buang hajat anda di bayar ASN. Ga pusing
    Ga punya duit tinggal gadai SK ke bank

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.