HAB ke-75 di Kemenag Kabupaten Tasik, Momentum Jaga Kerukunan

30
0
SERAHKAN SANTUNAN. Kepala Kantor Kemenag Kota Tasikmalaya Drs H Mohammad Ali Abdul Latief MAg (kiri) menyerahkan santunan kepada para guru honorer, siswa yatim/piatu, penjaga madrasah dan pramuniaga Kemenag Kota Tasikmalaya di halaman Masjid Kemenag Kota Tasikmalaya, Selasa (5/1). Pemberian bantuan itu dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) ke-75 Kementerian Agama. Fatkhur Rizqi/Radar Tasikmalaya
SERAHKAN SANTUNAN. Kepala Kantor Kemenag Kota Tasikmalaya Drs H Mohammad Ali Abdul Latief MAg (kiri) menyerahkan santunan kepada para guru honorer, siswa yatim/piatu, penjaga madrasah dan pramuniaga Kemenag Kota Tasikmalaya di halaman Masjid Kemenag Kota Tasikmalaya, Selasa (5/1). Pemberian bantuan itu dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) ke-75 Kementerian Agama. Fatkhur Rizqi/Radar Tasikmalaya

TASIK – Memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-75, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tasikmalaya menyalurkan infak dan zakat profesi untuk sosial kemanusiaan. Infak dan zakat profesi itu bagikan untuk para guru honorer, siswa yatim/piatu, penjaga madrasah dan pramuniaga Kemenag Kota Tasikmalaya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Tasikmalaya Drs H Mohammad Ali Abdul Latief MAg mengatakan momentum HAB ke-75 tahun ini lebih memperhatikan kepada pegawai Kemenag dan mitra, seperti lembaga pendidikan madrasah dan lainnya.

Wujudnya melaksanakan empati, satu diantaranya memberikan santunan kepada guru honorer sebagai wujud mengapresiasi perjuangan dan dedikasi tanpa henti dalam mengajar saat pandemi Covid-19.

”Santunan guru honerer ini dalam rangka HAB ke-75 Kemenag. Mereka mendapatkan karena komitmen dalam menunjukkan baktinya dalam mengabdi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya kepada Radar, Selasa (5/1).

Sambung Ali, santunan tersebut berasal dari para aparatur sipil negara (ASN) Kemenag yang menyisihkan penghasilannya untuk infak atau zakat profesi dan dikumpulkan di Unit Pengumpul Zakat. Tujuannya bisa melatih rasa sosial kemanusiaan mereka.

“Sehingga dapat disalurkan saat HAB atau hari besar lainnya untuk digunakan santunan kemanusiaan. Seperti untuk anak-anak yatim, guru honorer, penjaga madrasah, dan pramuniaga Kemenag Kota Tasikmalaya,” ujarnya.

Selanjutnya, Ali berpesan Kantor Kemenag Kota Tasikmalaya merupakan bagian tidak terpisahkan dari masyarakat. Oleh karena itu, seluruh jajaran Kemenag Kota Tasikmalaya harus bekerja dengan sungguh-sungguh dan memberikan pengabdian terbaik sesuai tugas pokok dan fungsinya.

“Diharapkan HAB ini bisa membangun komitmen untuk terus meningkatkan etos kerja dan selalu memberikan pelayan optimal kepada masyarakat,” katanya.

Ketua UPZ Kantor Kemenag Kota Tasikmalaya Drs H Cecep Nurkholis MPd menyebutkan, santunan dalam rangka HAB ke-75 ini diberikan kepada 398 guru honorer madrasah dan PAI yang belum mendapatkan sertifikasi dan tunjangan fungsional serta 110 siswa yang yatim/piatu. Terakhir sebanyak 50 penjaga sekolah dan pramuniaga kantor Kemenag Kota Tasikmalaya.

“Santunan ini dari zakat profesi dan infak ASN yang berstatus guru madrasah dan guru PAI selama April-Desember 2020 yang dikumpulkan melalui UPZ. Dengan total penyaluran santunan Rp 90 juta,” ujarnya. (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.