Habib Rizieq Disuruh Bayar Denda Overstay, FPI Minta Pemerintah Tanggung Jawab

97

JAKARTA – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dinyatakan overstay tinggal di Mekkah, Arab Saudi. Akibatnya, denda ratusan juta pun harus dibayar oleh Iman Besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut jika ingin pulang ke Indonesia.

Menurut ketua Umum FPI Ustaz Ahmad Sobri Lubis, pembayaran denda seharusnya dilunasi oleh pemerintah. Lantaran kejadian ini terjadi karena pemerintah telah melakukan pencekalan sejak dua tahun kepada Habib Rizieq.

“Dia (Habib Rizieq) di saat sudah dicekal tetap usahakan keluar (dari Arab) dengan datang ke instansi-instansi terkait menanyakan apa sebab dicekal. Semuanya nggak bisa jawab,” jelasnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (10/7) malam.

Namun demikian, Sobri menegaskan bahwa pernyataannya bukan karena Habib Rizieq tidak mampu membayar denda.

Rizieq Shihab enggan membayar karena ada pertimbangan masalah moral.

“Orang suruh bayar denda seakan-akan bersalah. Padahal pemerintah yang mau dia (Habib Rizieq) dicekal sampai overstay,” paparnya.

Menurut Sobri, pihak-pihak yang menyebabkan Rizieq Shihab overstay harus bertanggung jawab terhadap denda tersebut. Pihak-pihak yang dimaksud adalah pemerintah yang melakukan pencekalan.

“Siapa yang bikin overstay? Nah kalau emang overstay itu adalah permintaan dari pemerintah Indonesia, lu (kamu) bayar! Lu yang bikin sengsara orang kok, orang yang disuruh bayar,” tegasnya.(sta/rmol/pojoksatu/radartasik)
loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.