Hadapi Bencana Alam, Pemkab Tasikmalaya Siapkan BTT Rp6,1 Miliar

69
0
radartasikmalaya.com
Pemkab Tasik gelar Apel Siaga Bencana di lapangan Setda Kabupaten Tasikmalaya. diki setiawan/radartasikmalaya.com

SINGAPARNA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bersama stakeholder terkait kebencanaan BPBD, Tagana, TNI/Polri, Basarnas, Satpol-PP, Dinas Kesehatan, Damkar, Dinas Perhubungan (Dishub) dan lainnya menggelar apel kesiapsiagaan bencana di Lapangan Setda, Senin (9/11).

Dalam apel tersebut pemerintah daerah mempersiapkan segala sesuatunya terhadap kesiapsiagaan dan penanganan bencana sebelum, saat terjadi dan pasca bencana baik dari pemetaan titik rawan bencana, sisi anggaran, kelengkapan peralatan dan personil di lapangan.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Tasikmalaya Nuraedidin mengatakan di tahun 2020 ini kejadian bencana di Kabupaten Tasikmalaya ada 351 titik bencana yang terjadi baik longsor, pergerakan tanah maupun banjir.

“Satu bulan terakhir ini hampir mencapai 55 titik, akibat intensitas hujan tinggi, bencana banjir, pergerakan tanah dan longsor terjadi di hampir 17 kecamatan di wilayah kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya,” terang Nuraedidin, kepada wartawan di Setda.

BPBD Kabupaten Tasik sendiri, terang dia, sudah memetakan titik-titik rawan bencana banjir dan longsor terutama di wilayah selatan dan utara Tasikmalaya.

“Lewat konsolidasi apel kesiapsiagaan bencana ini, kami pemerintah daerah termasuk stakeholder terkait lainnya berkomitmen dalam penanganan kebencanaan, karena bencana ini adalah urusan kita bersama,” ungkap dia.

Dia menambahkan, dari sisi anggaran pemerintah daerah intinya mempersiapkan segala sesuatunya termasuk dari Bantuan Tak Terduga (BTT) sekitar Rp6,1 miliar karena memang bencana ini tidak bisa diprediksi terjadinya.

“Karena pemangku kebijakan atau pemerintah daerah sendiri, hapal betul Kabupaten Tasik rawan kedua di Indonesia, untuk kebencanaan,” kata dia.

Dia menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Tasikmalaya agar tetap waspada dan berhati-hati dalam setiap kondisi, karena Kabupaten Tasik adalah daerah rawan bencana dengan resiko tinggi.

“Kita pun berikan promosi dan edukasi agar warga senantiasa siap ketika menghadapi bencana,” tambah dia.

(diki setiawan)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.